Desak Revolusi PSSI,
Suporter di Aceh Tidur di Jalan
Selasa, 22 Februari 2011 - 12:30 wib
Salman Mardira – Okezone
BANDA ACEH – Puluhan suporter sepakbola di Aceh berunjukrasa mendesak revolusi PSSI. Mereka menggelar aksi tidur di jalan dan membakar gambar Nurdin Halid sebagai bentuk kekecewaan, di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa (22/2/2011).
Massa tergabung dalam Aliansi Aceh Anti-Nurdin (Alaidin) terdiri dari pecinta sepokbola di tanah rencong serta para pendukung klub-klub PSSI dan Liga Primer Indonesia (LPI) di Aceh, menilai, organisasi PSSI saat ini dipenuhi dengan mafia sepakbola dan harus segera di revolusi.
Mereka menggelar spanduk berisi pesan kutukan terhadap Nurdin Halid dan menginjak-injak foto ketua PSSI itu yang dinilai sebagai biang utama buruknya prestasi sepakbola Indonesia selama ini.
Menurut pengunjukrasa Nurdin adalah bekas narapidana yang lebih pantas hidup dipenjara ketimbang memimpin sepakbola. “Tuntutan kami atas perubahan di tubuh PSSI adalah harga mati, dan kami akan terus berjuang demi kemajuan sepakbola Indonesia,” kata kordinator aksi, Oki Tiba.
“Kami berkumpul menyuarakan aspirasi kami akan revolusi PSSI. Kami hadir mewakili seluruh masyarakat Aceh yang mencintai sepakbola,” ujarnya yang disambut yel-yel turunkan Nurdin, gantung Nurdin.
Mereka mendesak agar Nurdin dan Nirwan mundur dari bursa calon ketua PSSI mendatang, karena keduanya dinilai sama-sama hanya ingin memanfaatkan kekuasaan di organisasi sepakbola.
Jika Nurdin Halid kembali terpilih memimpin PSSI, mereka mengancam akan memboikot dukungan secara langsung setiap pertandingan PSSI.
Dalam aksi dikawal puluhan Polisi, para suporter juga mengutuk sikap tim verifikasi yang tak meloloskan Arifin Panigoro dan George Toisuta. Mereka menilai sikap itu sengaja diambil untuk mempertahankan konco-konconya tetap memimpin PSSI.
Mereka mendesak agar pemilihan ketua umum PSSI periode 2011-2015 harus berlangsung fair, tanpa ada politik uang untuk kemajuan sepakbola Indonesia.
Para suporter menduga membudayanya praktek politik uang dan perjudian di tubuh organisasi sepakbola Indonesia selama ini menyebabkan terpuruknya prestasi sepakbola Indonesia. (msy)
Dukung Nurdin, PSSI Aceh Dikecam
Selasa, 22 Februari 2011 - 13:22 wib
Salman Mardira - Okezone


Tidak ada komentar:
Posting Komentar