Hari ini, Pengumuman Calon Ketum PSSI
Sabtu, 19 Februari 2011 | 09:30 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini, Sabtu (19/2/2011), PSSI secara resmi akan mengumumkan nama-nama yang bakal bertarung di Kongres PSSI, 26 Maret mendatang. Mulai dari pertarungan untuk posisi Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Komite Eksekutif (Exco). Yang paling bergengsi tentu saja perebutan kursi Ketua Umum.
Saat ini ada empat nama yang menjadi bakal calon, yakni Nurdin Halid, Nirwan D Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Ponigoro. Berhasil atau tidaknya mereka maju ke kongres akan ditentukan oleh Komite Pemilihan, di mana komite ini berpegangan pada statuta FIFA dan PSSI.
Masalah timbul karena banyak penafsiran berbeda dari pasal-pasal statuta. Yang jelas, Komite Pemilihan atau tim verifikasi diharapkan dapat bersikap fair dan tak memelintir pasal-pasal di statuta tersebut. "Tentu yang kita harapkan agar tim verifikasi bersikap adil, supaya apa yang diumumkan tidak menyimpang dari apa yang diharapkan masyarakat Indonesia," tandas Saleh Muhkadar, salah satu pendukung Toisutta dan Arifin.
Untuk posisi Waketum, ada enam nama yang menjadi bakal calon, yakni Nirwan D Bakrie, Arifin Panigoro, Nurdin Halid, Bob Hippy, Sukawi Sutarip, dan Ibnu Munzir. Posisi ini juga menentukan karena akan menjadi tandem Ketum dalam masa bakti periode hingga 2015 mendatang.
Sementara untuk Exco, ada 29 nama yang saat ini menjadi bakal calon. Ke-29 nama ini terdiri dari komite pejabat incumbent, pengurus PSSI, serta beberapa muka baru. Sesuai dengan pasal 35 Statuta PSSI, jabatan Komite Eksekutif ini dihuni oleh 11 orang yang terdiri atas ketua umum, wakil ketua umum, dan 9 anggota. Semua nama di atas tentu saat ini sedang harap-harap cemas, apakah nama mereka berhasil lolos atau tidak ke kongres.
Mengenai hal ini, juru bicara Komite Pemilihan, Gusti Randa, Jumat (18/2/2011), mengatakan, "Tunggu saja, pokoknya bakal ada kejutan".
Berikut bakal calon anggota Exco PSSI: Iwan Budianto, M Zein, Sihar Sitorus, Mafirion, Dodi Reza Alex Nurdin, Tri Goestoro, Nugraha Besoes, Sukawi Sutarip, Achnasul Qasasi, Ashar Suryobroto, Ferry Paulus, Harbiansyah Hanafiah, Subardi, Syahrial Damopoli, Ibnu Munzir, Andi Darussalam Tabusalla, IGK Manila, Toto Sudibyo, Hinca IP Pandjaitan, Benhard Limbong, Sumaryoto Padmodiningrat, Togar Manahan Nero, Zainuddin Hamid, TM Nurlif, Adnan Dambea, Tuty Dau, Djohar Arifin Husin, Dali Tahir, dan Haruna Soemitro.
Penulis: Jonathan Pandapotan | Editor: I Made Asdhiana |
Kantor PSSI Dijaga Aparat Polisi
Sabtu, 19 Februari 2011 | 11:24 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor PSSI dijaga oleh beberapa aparat kepolisian dan bodyguard. Ini berkaitan dengan pengumuman hasil verifikasi Ketua Umum PSSI yang akan dipublikasikan hari ini.
"Ya, ini hanya tindakan pencegahan saja. Takutnya nanti ada demo-demo mas," ujar Slamet, salah satu polisi yang berasal dari satuan kepolisian Senayan.
Seperti kita ketahui, hari ini, Sabtu (19/2/2011), PSSI secara resmi akan mengumumkan nama-nama yang bakal bertarung di Kongres, 26 Maret mendatang. Mulai dari pertarungan untuk posisi Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Komite Eksekutif (Exco).
Di posisi Ketua Umum ada empat nama yang menjadi bakal calon, yakni Nurdin Halid, Arifin Ponigoro, George Toisutta, dan Nirwan Bakrie. Sementara di posisi Wakil Ketua Umum ada 6 nama yang menjadi bakal calon, yaitu Nirwan D Bakrie, Arifin Panigoro, Nurdin Halid, Bob Hippy, Sukawi Sutarip, dan Ibnu Munzir.
Adapun di posisi Exco ada 29 nama yang menjadi bakal calon. Ada kekhawatiran bakal ada demo dari pihak-pihak yang tidak puas jika jagoan mereka batal melangkah ke kongres.
"Kami sudah jaga-jaga dari semalam. Nanti akan ada pengumuman penting. Ya, pokoknya ini buat jaga-jaga aja," ujar salah satu bodyguard PSSI yang enggan menyebutkan namanya.
Selain polisi dan bodyguard, terdapat juga beberapa anjing penjaga dari aparat kepolisian.
Penulis: Jonathan Pandapotan | Editor: Aloysius Gonsaga |
5 Pernyataan Masyarakat Pencinta Sepak Bola
Sabtu, 19 Februari 2011 | 15:58 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat Pecinta Sepak Bola Papua melakukan aksi damai di depan kantor PSSI, Sabtu (19/2/2011). Dalam aksi ini, mereka menyerukan lima pernyataan terkait dengan kinerja buruk PSSI. Aksi ini dihadiri sekitar 120 orang.
"Kami datang langsung dari Papua dan sebagian dari masyarakat yang tinggal ke sini untuk menyuarakan lima pernyataan kepada PSSI," kata Matius, Koordinator Lapangan Masyarakat Pecinta Sepak Bola Papua.
Berikut lima pernyataan Masyarakat Pecinta Sepak Bola Papua:
1.Nama Arifin Panigoro tidak muncul dalam pengumuman calon. Kesalahan input data adalah bukti upaya mengganjal siapa pun tokoh yang lebih baik dari Nurdin Halid.
2. Pemindahan lokasi atas saran FIFA/AFC adalah bukti bahwa PSSI tidak peka dan berambisi menguasai, bukan menuju perbaikan.
3. Penunjukan Nirwana Resort milik NDB di Tanah Lot, Tabanan (Bali), juga membuktikan PSSI lagi-lagi tidak peka bahwa sepak bola milik masyarakat, bukan keluarga kecil pengurus PSSI.
4. Menuntut lokasi kongres di tempat terbuka dan mudah diakses supaya komunitas sepak bola bisa ikut berpartisipisasi serta mengontrol.
5.Tuntutan kepada Menpora dan Mabes Polri cc Istana, PSSI, Gubernur Bali bahwa lokasi harus dipindahkan ke tempat terbuka.
Penulis: Jonathan Pandapotan | Editor: I Made Asdhiana |
Arifin-Toisutta Tak Lolos Verifikasi
Sabtu, 19 Februari 2011 | 18:18 WIB
Laporan wartawan freelance Ferril Dennys
JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah melakukan verifikasi selama kurang lebih dua pekan, Komite Pemilihan akhirnya mengumumkan calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI untuk periode 2011-2015.
Dari keputusan tersebut, nama Arifin Panigoro dan Goerge Toisutta tidak lolos verifikasi sebagai calon Ketua Umum PSSI. Pada bursa, muncu nama beberapa bakal calon Ketum yakni Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, Arifin Panigoro, dan Goerge Toisutta. Tetapi setelah melakukan verifikasi, Komite Pemilihan akhirnya hanya meloloskan Nurdin dan Nirwan sebagai calon Ketum PSSI.
Calon Ketua Umum adalah Nirwan Bakrie dan Nurdin," jelas Ketua Komite Pemilihan Syarif Bastaman dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Sabtu (19/2/2011).
Sementara dari enam bakal calon Wakil Ketum, hanya empat yang lolos menjadi calon. Mereka adalah Nirwan, Nurdin Halif, Bob Hippy, Ibnu Munzir. Nama Arifin dan Sukawi Sutarif tidak lolos menjadi calon Wakil Ketua Umum.
"Alasan mereka tidak lolos dituangkan dalam Surat Keputusan yang diserahkan kepada masing-masing individu. Untuk calon yang tidak lolos berhak mengajukan kebertan ke Komite Banding dalam jangka waktu tiga hari tertentu sejak diumumkan tanggal 19 Februari," ungkap Syarif.
Editor: Asep Candra |
4 Balon Exco PSSI Tak Lolos Verifikasi
Sabtu, 19 Februari 2011 | 18:36 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Dari 29 nama bakal calon Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2011-2015, terdapat empat nama yang tidak lolos dalam proses verifikasi. Keempat nama tersebut adalah Sukawi Sutarip, Sihar Sitorus, TM Nurlif, dan Tuti Dau.
Dalam acara konferensi pers di Kantor PSSI, Senayan, Sabtu (19/2/2011), Ketua Komite Pemilihan Syarif Bastaman tidak mengatakan secara pasti alasan tidak lolosnya keempat bakal calon tersebut.
Menurut Syarif, alasan tersebut hanya akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) yang akan diserahkan secara langsung kepada keempat nama tadi. Jika tak puas dengan keputusan ini, keempat nama yang tidak lolos tersebut dapat mengajukan banding.
"Calon dapat mengajukan keberatan ke Komite Banding Pemilihan dalam jangka waktu tiga hari terhitung sejak diumumkan tanggal 19 Februari 2011. Keputusan ini tidak bersifat langsung dan final," ujar Syarif.
Penulis: Jonathan Pandapotan | Editor: Asep Candra |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar