"PSSI Pantas Dibekukan Pemerintah"
Jum'at, 25 Februari 2011 - 22:59 wib
K. Yudha Wirakusuma - Okezone
JAKARTA - Ketua Umum PSM Makasar Ilham Arief Sirajuddin meminta agar pemerintah dapat segera membekukan PSSI. Hal ini karena dalam proses verifikasi ketua umum PSSI terdapat hal yang ganjil.
"Sebenarnya kita sudah dapat kepastian, terkait banding yang ditolak, oleh karena itu ada perjalanan tidak benar dalam perjalanan itu situasi yang salah. Pemerintah harus ambil alih atau mengambil peran, pemerintah akan jadi penengah permasalahan ini. Menpora adalah bagian yang bertanggung jawab, intervensi pemerintah," ujarnya di Jakarta, Jumat (25/2/2011).
Ilham meminta agar pemilihan ketua umum PSSI dapat diiundur karena seperti yang kita ketahui bahwa 19 kota bergerak menolak Nurdin untuk mengundurkan diri. "Saya berharap kedepan membentuk komite pemilihan dan dilibatkan seluruh stake holder, jangan hanya orang tertentu agar hasil pemilihan ketua umum PSSI dapat objektif," tegas pria yang juga menjabat Walikota Makassar.
Sebelumnya Komisi Banding Komite Pemilihan Ketua Umum dan Exco PSSI menolak upaya banding dari dua bakal calon ketua umum dan dua calon anggota Exco PSSI. Tapi, komisi banding juga menolak hasil keputusan komite pemilihan.
Komisi banding menyerahkan semua keputusan kembali kepada PSSI sebagai pemberi mandat. Pemaparan hasil sidang komisi banding ini dibacakan langsung oleh Ketua Komisi Banding Prof Tjipta Lesmana, didampingi wakil Gayus Lumbuun dan Alfred Simanjuntak.
Tjipta Lesmana mengaku bahwa dirinya banyak mendapat intervensi, ancaman serta tekanan dari berbagai pihak, saat sedang bekerja meneliti pengajuan banding dari empat calon.
Perlu diketahui bahwa dua bakal calon ketua umum yang melakukan banding adalah Arifin Panigoro, Jenderal TNI AD George Touisutta. Sementara dua calon Exco yang mengajukan banding adalah Tuty Dau dan Sihar Sitorus. (far)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar