Aksi demontrasi menuntut revolusi di tubuh PSSI di Kantor DPRD Sulawesi Selatan,
Kamis (24/2/2011) pukul 11.30 WITA, berakhir gaduh dan ricuh.
Pramono: Nurdin Seperti Mubarak dan Ben Ali
Kamis, 24 Februari 2011 | 17:17 WIB
Pramono mengatakan hal itu karena Nurdin tak kunjung mengundurkan diri dari bursa calon ketua umum PSSI meskipun sudah tidak dikehendaki oleh mayoritas masyarakat. Ia menilai tokoh yang telah menjabat sebagai pimpinan PSSI selama dua periode itu pantas dilengserkan, seperti Mubarak dan mantan Presiden Ben Ali dari Tunisia yang telah digulingkan dari kursi kepresidenan ataupun Presiden Libya Moammar Khadafy.
"Sekarang Ketua PSSI sudah sama dengan Khadafy, Mubarak, dan Ben Ali, sudah diminta turun berkali-kali enggak mau, akhirnya diturunkan," kata Pramono di Gedung MPR/DPR/DPD, Kamis (24/2/2011).
Sementara itu, ratusan demonstran yang mengatasnamakan suporter Indonesia turun ke jalan untuk menggulingkan Nurdin. Mereka menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PSSI di kawasan Gelora Bung Karno dan mendesak Nurdin Halid melepaskan kepemimpinan PSSI.
Unjuk rasa serupa juga terjadi di beberapa kota di Tanah Air. Mereka menilai PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin tidak memberikan prestasi dalam sepak bola Indonesia. Oleh karena itu, turunnya Nurdin dinilai sangat mendesak dan suporter mengharapkan adanya revolusi sepak bola nasional.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar