Minggu, 27 Februari 2011

kongres pssi - 65


Pencinta Bola di Pekanbaru Juga Demo Tolak Nurdin
Kamis, 24 Februari 2011 - 16:57 wib
Banda Haruddin Tanjung – Okezone
PEKANBARU - Aksi penolakan terhadap pencolan Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI terus merebak di penjuru Tanah Air. Di Pekanbaru, Riau ratusan massa juga berdemontrasi menolak calon incumbent itu karena dinilai tidak mempunyai prestasi untuk memajukan persepakbolaan.

Aksi penolakan ini datang dari kalangan yang menamakan diri Aliansi Pencinta Bola Riau (APBR). Massa yang mengaku pecinta bola ini berdemo di halaman kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau di Jalan Gajahmada, Pekanbaru.

Selain berorasi, masa juga menbentang beberapa sepanduk yang mengambarkan mundurmya persepak bolaan Tanah Air sejak dipimpin politisi dari Partai Golkar itu. Foto Nurdin Halid juga di coret-coret dan diinjak-injak para pendemo.

"Kita menuntut agar adanya revolusi ditubuh PSSI, dan kita menolak pencalonan Nurdin Halid kembali," kata Kordinator Aksi Harmadi Kamis, (24/2/2011) dalam orasinya.

Selain itu, APBR juga mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cepat membongkar kasus Nurdin dalam dugaan menikmati hasil korupsi dana APBD di Samarinda dari Aidil Fitri dan kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) BI. " KPK kita minta bertindak cepat, bila bersalah, langsung ditahan," kata Deri peseta aksi lainnya.

Selain itu, massa juga menyoroti PSSI yang meloloskan Nurdin. Padahal merupakan mantan narapidana dalam kasus pengadaan gula impor ilelgal. Padahal Statua FIFA menyatakan pengurus PSSI tidak diperbolehkan dari orang yang pernah tersangkut masalah pidana.

"Tapi mengapa Nurdin yang lolos,sedangkan dua calon lainnya gagal, padahal kemungkinan mereka lebih baik dari pada Nurdin," kata Harmadi. (fit)
 
 
Bang Yos Sepakat Revolusi PSSI
Kamis, 24 Februari 2011 - 19:47 wib
Danang Prabowo – Okezone
YOGYAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso sepakat dengan gagasan untuk melakukan revolusi di tubuh PSSI agar organisasi sepakbola di tanah air ini bisa berkembang lebih bagus.

“Revolusi merupakan harga mati demi menyelamatkan sepakbola nasional. Jika Nurdin terpilih lagi dalam memimpin PSSI, sepakbola nasional akan mati,” kata Bang Yos sapaan akrabnya saat berada di kantor DPP PKPI Baciro Yogyakarta, Kamis (24/2/2011).

Bang Yos menyatakan, tidak ada jalan lain untuk menyelamatkan PSSI selainkan melengserkan Nurdin dari kursi ketua umum PSSI. “Suporter bola di tanah air harus ngotot untuk melakukannya, walaupun hal tersebut dinilai merupakan cara yang paling buruk untuk ditempuh,” katanya.

Kalau harus dengan cara seperti itu, lanjut Bang Yos, tidak jadi masalah. Karena tidak bisa dilakukan dengan cara lain yang lebih normal. Masih menurut Bang Yos, dalam dua periode kepemimpinan Nurdin Halid, PSSI dinilai miskin prestasi.

“Sudah saatnya Nurdin harus melakukan refleksi jika ingin mencalonkan diri kembali sebagai ketua umum PSSI periode mendatang. Masak nol prestasi selama dua periode, masih ngotot bertahan di PSSI,” sindir Bang Yos.

Terkait menguatnya wacana pembentukan PSSI tandingan, jika Nurdin tetap ngotot bertahan di PSSI, bang Yos menilai sebagai sesuatu hal yang positif. “Hanya saja upaya tersebut ada sisi negatifnya. Bisa saja sepakbola Indonesia akan tersingkir dari FIFA,” katanya.

Bang Yos juga menyinggung keberadaan Liga Premier Indonesia (LPI) yang menurutnya tidak cukup kuat untuk menandingi even sepakbola PSSI. “Keberadaan LPI ke depan kalau ketuanya tetap dipegang Nurdin Halid ya akan punah. Dijegal sana sini, tapi kalau ganti pimpinan LPI mungkin bisa menjadi alternatif saingan PSSI,” katanya.

Meski demikian, dari pandangan Bang Yos, yang perlu diperbaiki adalah manajemen PSSI itu sendiri. “Ya yang harus diperbaiki dalam PSSI itu, manajemen PSSI sendiri,” pungkasnya. (fit)
 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar