Minggu, 27 Februari 2011

kongres pssi - 78


Menpora Akan Pelajari Hasil Komisi Banding
Sabtu, 26 Februari 2011 - 11:05 wib
Huyogo Simbolon - Koran SI

BANDUNG – Keputusan Komisi Banding yang menolak upaya banding dari dua bakal calon ketua umum dua calon anggota Exco PSSI akan dipelajari Menpora, Andi Mallarangeng dalam waktu dekat.

Kemarin, Komisi Banding telah membatalkan banding dua calon Ketua Umum dan Exco PSSI. Andi mengatakan, dirinya belum mengetahui seluruh isi keputusan komisi banding yang diumumkan pada Jumat (25/2/2011).

“Saya belum bisa memberikan komentar dengan hasil komite banding karena saya baru tahu. Saya harus mempelajari dulu secara utuh nanti setelah itu merespon,” ujar Andi ditemui usai menghadiri Bazaar Minyak Goreng di kampus ITB, Sabtu (26/2/2011).

Sebelum ke Bandung, Menpora menghadiri acara Council & Executive Comitte Meeting South East Asian Games Federation di Nusa Dua, Bali, Jumat (25/2. “Hari ini saya sehari di Bandung kemarin dan kemarin dari Bali," tuturnya.

“Bagi saya yang penting peran pemerintah dalam membina dan megawasi organ fungsi olahraga di indonesia yang memang sudah diatur dalam undnag-undang ada di indonesia. pemerintah,” kata Andi.

Sebagaimana diberitakan, Komite Banding tidak meloloskan banding dua bakal calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Arifin Panigoro dan George Toisutta. Selain itu, tolak banding juga ditujukan kepada dua bakal calon anggota Komite Eksekutif yakni Sihar Sitorus dan Tuti Daud. (hmr)
 
Menpora Bantah Lakukan Intervensi
Sabtu, 26 Februari 2011 - 11:27 wib
Huyogo Simbolon - Koran SI
BANDUNG – Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Mallarangeng, membantah telah melakukan intervensi kepada Komite Banding PSSI.

Seperti diketahui, pemerintah dituding melakukan intervensi kepada Komisi Banding PSSI. Ketua Komisi Banding PSSI Tjipta Lesmana, menyampaikan hal tersebut usai membacakan banding di Jakarta, kemarin.

Tapi, Andi membantah pernyataan Lesmana itu. "Pemerintah sama sekali tidak melakukan intervensi kepada PSSI," ujarAndi Mallarangeng ditemui usai menghadiri Bazaar Minyak Goreng di ITB, Sabtu (26/2/2011).

Menurut Andi, tugas pemerintah adalah membina, mengatur dan mengawasi seluruh organ olah raga yang ada di Indonesia, termasuk sepakbola. Selain itu, pemerintah memberikan peringatan bila cabang olahraga (cabor) tidak sesuai dengan aturan pemerintah.

“Menpora tugasnya sudah ada. Yang kami lakukan dengan memberikan peringatan. Bukan intervensi melainkan turun tangan,” tandas mantan juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. (hmr)
Adik Nurdin Halid Jadi Ketua PSSI Sulsel
Sabtu, 26 Februari 2011 - 15:01 wib
Andi Aisyah – Okezone
MAKASSAR – Adik kandung Nurdin Halid, Kadir Halid hari Sabtu (26/2/2011) dilantik sebagai Ketua PSSI Pengda Sulawesi Selatan.

Pelantikan dilakukan Komite Eksekutif PSSI, Subardi di Hotel Santika Jl. SUltan Hasanuddin Makassar. Kadir Halid dilantik untuk kepengurusan periode 2009 hingga 2013 mendatang. Dia dilantik bersama 105 pengurus PSSI Sulsel lainnya.

"Maafkan atas keterlambatan pelantikan ini. Tapi insya Allah kepengurusan kali ini cukup lengkap. Ada bidang pembinaan, sepakbola wanita dan futsal. Hal itu bisa dikembangkan ke depan untuk membuat sepakbola di Sulsel berprestasi, "ujar Kadir dalam kata sambutannya.

Sementara itu Komite Eksekutif PSSI Subardi dalam sambutannya meminta maaf atas ketidakhadiran Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dalam pentikan tersebut. "Pak Nurdin tak bisa hadir. Ada acara lain. Dia harus menghadiri rapat. Saya diminta menggantikan sejak lima hari yang lalu, "jelasnya.

Subardi melantik Kadir Halid dan 105 pengurus PSSI Sulsel. Hal itu ditandai dengan pembacaan sumpah, penandatangan dan serah terima bendera PSSI dari Subardi ke Kadir Halid.

Pelantikan Pengda PSSI Sulsel mendapatkan penjagaan ketat dari puluhan mantan narapidana dalam berbagai kasus kriminal yang tergabung dalam Solidaritas Eks Narapidana Indonesia (SENI).

Mengenakan kemeja lengan panjang motif loreng, dan bertuliskan Solidaritas Eks Narapidana Indonesia. Mereka bersiaga sambil mengamati setiap tamu hotel yang datang termasuk wartawan yang meliput.

Sementara itu, sejumlah aparat kepolisian berpakaian sipil tampak melakukan pengamanan. Sebelumnya, beredar kabar jika ratusan massa yang kontra dengan Nurdin Halid, akan berunjuk rasa saat pelantikan pengurus PSSI Sulsel.

Namun rencana itu tak terealisasi, karena angin kencang dan hujan deras yang melanda Kota Makassar sejak pagi hingga waktu pelantikan. (hmr)
 


 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar