Ketua DPR: Nurdin Sangat Miskin Prestasi
Jum'at, 25 Februari 2011 - 14:32 wib
Misbahol Munir – Okezone
JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie mengomentari aksi kontroversi kepemimpinan PSSI di bawah Nurdin Halid. Menurut politisi Partai Demokrat ini, Nurdin Halid memang sudah saatnya mundur.
“Saya melihat memang dari dua kali kepengurusan Pak Nurdin Halid sangat miskin dengan prestasi. Tentunya ini harus menjadi pertimbangan untuk menentukan sikap, apakah kita perlu ikut mendukung dan memberikan syarat kontribusi yang positif untuk memberikan pemahaman agar PSSI ke depan menjadi lebih baik,” kata Marzuki, di Gedung DPR, Jumat (25/2/2011).
Marzuki Alie menilai pernyataan Kemenpora sudah tepat bahwa PSSI tidak boleh bertindak sewenang-wenang dan harus mematuhi undang-undang keolahragaan.
"Operasionalnya pembinaan itu oleh kementerian pemuda dan olahraga. Karena sesuai dengan undang-undang, semuanya diatur oleh Kemenpora. Saya kira sikap dari Kemenpora sangat jelas dan tegas,” katanya.
Pengurus PSSI selama ini cenderung tertutup dan dikuasai segelintir kelompok sehingga membawa kepentingan tertentu.
“Saya juga meminta pada pengurus PSSI untuk lebih terbuka lagi, jangan seolah-olah PSSI hanya dimiliki oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan partai tertentu. Karena ini ruang publik yang harus diberikan kesempatan pada siapapun, jadi nonpartisan. Sehingga dukungan dari masyarakat tentu akan besar, karena PSSI ini non partisan.”
“Lepaskan persoalan-persoalan PSSI dari kepentingan politik. Bagaimana bentuk kontribusi kita, tentunya kita punya cara-cara sendiri,” Marzukie Alie menegaskan. (fit)
Persikaba FC Buka Borok PSSI
Jum'at, 25 Februari 2011 - 15:24 wib
Ranin Agung – RCTI
BLORA - Aksi penentangan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid terjadi di mana-mana.Ketidakpuasan juga disuarakan Ketua Persikaba FC Amin Farid. Amin. merasa menjadi korban pemerasan oleh oknum pengurus PSSI.
Dia buka suara mengenai praktek pungli di tubuh PSSI. Amin menyebutkan tim divisi 1 diwajibkan untuk membayar wasit Rp10-20 juta setiap pertandingan.
Persikaba juga pernah dimintai Rp250 juta untuk bisa lolos ke divisi utama. Karena tidak ada uang, akhirnya Persis Solo yang masuk divisi utama.
”Jika hal ini dibiarkan, maka dunia persepakbolaan di Indonesia akan hancur,” katanya, Jumat (25/2/2011).
Amin Farid menggangap pemerintah perlu turun tangan untuk membenahi PSSI. Dia tidak rela bila Nurdin Halid kembali memimpin PSSI ketiga kalinya.
Selain mendukung aksi Nurdin Halid lengser dari PSSI, pihaknya juga telah mempersiapkan aksi demo besar-besaran. Massa sebagian akan berangkat ke Jakarta untuk bergabung dengan kawan-kawan lain yang telah tiba di ibu kota. (fit)
Usai Dikecam, PSSI Aceh Bantah Dukung Nurdin
Jum'at, 25 Februari 2011 - 15:34 wib
Salman Mardira – Okezone



Tidak ada komentar:
Posting Komentar