Puluhan massa dari Save Our Soccer (SOS) dan Aliansi Suporter Indonesia (ASI) berunjukrasa di bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (20/2/2011). Mereka menolak hasil verifikasi calon Ketua PSSI, yang hanya meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan Bakri sebagai calon ketua. Selain orasi menolak hasil verifikasi, mereka juga melakukan aksi pengumpulan tandatangan pada spanduk sebagai bentuk penolakan
Kadir Halid: Kinerja Komite Verifikasi Sesuai Aturan
Rabu, 23 Februari 2011 | 06:12 WIB
MAKASSAR, KOMPAS.com - Ketua PSSI Sulsel, Kadir Halid menilai kinerja Komite Pemilihan PSSI mengenai verifikasi bakal calon ketua umum telah sesuai dengan aturan dan petunjuk federasi sepak bola FIFA dan menilai tidak berdasar tudingan sejumlah kalangan yang menyebut komite verifikasi berbuat curang.
"Saya melihat komite pemilihan dalam melakukan verifikasi terhadap bakal calon Ketua Umum PSSI telah sesuai statuta. Kita berharap apa yang telah menjadi keputusan tim verifikasi bisa dihargai," kata Kadir Halid yang juga saudara dari Nurdin Halid.
Anggota DPRD Sulsel asal Golkar itu menambahkan, keputusan tim verifikasi memberikan kesempatan kepada pihak yang kurang puas atas hasil verifikasi calon melakukan banding, juga tak lepas dari aturan yang dimaksud.
Ia menambahkan, keputusan dua kandidat yakni George Toisutta dan Arifin Panigoro, memutuskan mengajukan banding setelah dinyatakan tidak lolos oleh tim verifikasi, dinilai tepat karena memang memiliki hak.
"Keputusan mengajukan banding memang sudah menjadi hak calon yang merasa kurang puas. Namun kita berharap agar seluruh pihak bisa menerima apapun yang diputuskan komisi banding nanti," katanya.
Sementara itu, puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Pecinta Sepakbola Makassar (Acikola) berunjuk rasa menuntut tim verifikasi untuk meninjau ulang keputusannya tak meloloskan George Toisutta dan Arifin Panigoro sebagai kandidat calon Ketum PSSI periode 2011-2015.
Pengunjuk rasa yang terdiri dari para pencinta sepak bola Makassar itu juga meminta agar Nurdin Halid mundur dari jabatannya serta tidak lagi mencalonkan diri para kongres PSSI 26 Mei mendatang.
Pendemo juga mengancam jika tim verifikasi tetap menolak banding Toisutta dan Arifin Panogoro masuk sebagai kandidat, maka pihaknya berjanji menurunkan massa yang lebih besar. (ANT)
Sumber : ANTARA Editor: Tjatur Wiharyo |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar