Senin, 28 Februari 2011

kongres pssi 114 - Jual Ayam demi Revolusi PSSI



Jual Ayam demi Revolusi PSSI
Selasa, 22 Februari 2011 | 13:15 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan pendukung Persibo Bojonegoro, yang biasa disebut Boromania, menggelar unjuk rasa di depan Kantor PSSI di Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (22/2/2011).

Boromania datang dengan membawa beberapa spanduk dan genderang yang menyuarakan revolusi PSSI. Salah satu spanduk yang mereka usung bertuliskan "Nurdin CS Mundur Itu Baru Berjiwa Besar".

"Revolusi PSSI. Yang utama adalah Nurdin harus mundur karena Nurdin selama tujuh tahun memimpin PSSI tidak memiliki prestasi apa-apa. PSSI di bawah Nurdin merupakan sarang mafia," kata Sekretaris Jenderal Boromania Arif Bondet.

Boromania juga menegaskan, aksi mereka murni kepedulian terhadap sepak bola nasional. "Kami murni peduli sepak bola nasional. Ada teman-teman yang sampai jual ayam, BPKB, dan kambing," ujar Ketua Harian Boromania Prianto Jasmo.

Menurut Prianto, suporter-suporter daerah seperti Bonek, Ngalamania, Snex, dan Aremania akan datang ke Senayan. Hingga berita ini diturunkan, Boromania masih bertahan di depan Kantor PSSI.


Penulis: Ferril Dennys   |   Editor: Heru Margianto   |   




Sihar Sitorus Ancam Lapor FIFA
Selasa, 22 Februari 2011 | 15:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Produta, Sihar Sitorus, mengajukan banding atas putusan Komite Pemilihan yang tidak meloloskan dirinya sebagai kandidat Komite Eksekutif PSSI periode 2011-2015. "Kami mengajukan banding atas tidak lolosnya Sihar," kata kuasa hukum Sihar Sitorus, Catur Agus Saptono SH di Kantor PSSI, Selasa (22/2/2011).

Sebagaimana diberitakan, Sihar merupakan salah satu dari empat bakal calon Komite Eksekutif PSSI yang tidak lolos hasil verifikasi Komite Pemilihan. Menurut Catur, Sihar tidak lolos karena tidak menggunakan formulir resmi. "Kami menerima Surat Keputusan (SK) Minggu malam. Sihar tidak lolos karena tidak menggunakan formulir resmi yang secara khusus disediakan oleh PSSI," jelas Catur.

Namun, Catur menegaskan, kliennya menggunakan formulir resmi. "Bahwa pencalonan Sihar Sitorus adalah melalui formulir resmi yang ditandatangani pada 2 Februari 2011 oleh dr H.M Nur Rasyid Lubis selaku Plt Ketua dan Pengurus Choking Susilo Sakeh selaku sekretaris yang bertindak untuk dan atas nama pengurus PSSI Provinsi Sumatera Utara telah diakui oleh PSSI dalam kegiatan keorganisasian sehari-hari dan keterwakilan pengurus PSSI Provinsi Sumatera Utara telah diakui pula pada saat Kongres Tahunan PSSI," beber Catur.

"Kalau Komite Banding tidak mengabulkan, kami akan melaporkan ke FIFA," lanjutnya.


Penulis: Ferril Dennys   |   Editor: Erlangga Djumena   |  




Tidak ada komentar:

Posting Komentar