Menpora Jelaskan Kisruh PSSI ke DPR
Senin, 28 Februari 2011 - 15:20 wib
Ferdinan - Okezone
JAKARTA – Hari ini, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menyambangi kantor DPR RI. Andi membahas mengenai kisruh yang terjadi di PSSI.
“Kami hari ini di sini ada rapat kerja dengan anggota DPR Komisi X. Kami ingin menjelaskan kepada teman-teman di DPR mengenai apa yang terjadi di PSSI saat ini,” kata Andi kepada wartawan sebelum rapat kerja, Senin (28/2/2011).
Komisi Banding menyatakan sempat mendapatkan intervensi dari pemerintah, dalam hal ini Menpora. Namun, Andi juga membantah melakukan intervensi terhadap Komisi Banding PSSI dalam menentukan pilihan.
“Karena negeri ini punya aturan dan peraturan itu mengikat, organisasi-organisasi olahraga di Indonesia, sehingga itu yang kami lakukan, dan kami di sini, kami siap menjelaskan ke teman-teman di DPR mengenai hal ini,” jelas Andi.
Lebih jauh Andi mengatakan, pemerintah hanya sekedar mengingatkan saja kepada para pengurus PSSI mengenai pencalonan ketua umum. Pemerintah sama sekali tidak berniat mengintervensi PSSI.
“Yang kami lakukan hanya memberikan peringatan kepada PSSI, mengenai pencalonan ketua umum. Menurut kami, ada yang tidak sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku di negeri ini, maka kami beri peringatan,” tandas mantan jubir kepresidenan itu. (hmr)
Menpora: PSSI Offside, Harus Disemprit!
Senin, 28 Februari 2011 - 15:49 wib
Ferdinan - Okezone
JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng membantah telah mengintervensi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Andi menegaskan, Menpora hanya memberi peringatan kepada PSSI menyoal mekanisme verifikasi calon ketua umum.
Seperti diketahui, tim verifikasi calon ketum PSSI dianulir Komite Banding. Komite memutuskan dua calon yang lolos verifikasi yakni Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie dicoret dari pencalonan.
Sementara gugatan keberatan George Toisutta dan Arifin Panigoro ditolak, termasuk dua calon anggota Exco PSSI, Sihar Sitorus dan Tuty Daud. Andi hanya mengingatkan kepada PSSI untuk mengikuti aturan yang ada.
"Tugas pemerintah memperingatkan, kalau ada yang offside ya disemprit pemerintah. Ya, kita baru sampai tahap disitu," kata Andi kepada wartawan sebelum mengikuti rapat kerja Komisi XI DPR, Senin (28/2/2011).
Andi menegaskan, PSSI sama sekali tidak kebal akan teguran ataupun sanksi dari pemerintah. "Pemerintah harus turun tangan untuk memastikan aturan yang ada diikuti," tegas mantan jubir kepresidenan Indonesia itu.
“Pokoknya, siapapun lembaga olahraga di Indonesia kalau sudah habis periode, kalau sudah mau melakukan kongres, mari harap ikuti aturan yang ada dan itu berlaku untuk semua organisasi olahraga,” tandasnya. (hmr)
Menpora Siap Komunikasi dengan FIFA
Senin, 28 Februari 2011 - 16:54 wib
Ferdinan – Okezone
JAKARTA – Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng tidak mau Indonesia terkena suspend. Maka dari itu, Andi menyatakan Menpora siap membahas masalah ini dengan FIFA.
Sepakbola Indonesia terancam dibekukan oleh FIFA. Pasalnya, pihak pemerintah dianggap terlalu campur tangan dengan sepakbola di Indonesia. Namun, Andi yakin FIFA tidak akan menghukum Indonesia begitu saja.
Hal ini disampaikan Andi kepada wartawan di Gedung DPR, Senin (28/2/2011), sesaat sebelum melakukan rapat kerja dengan anggota DPR RI Komisi X. “Kita siap komunikasi dengan FIFA mengenai apa yang menjadi sikap pemerintah,” tegas Andi.
“Saya pikir, FIFA juga memiliki kebijakan sendiri seharusnya berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia. Sebab, sepakbola tidak berjalan pada sebuah ruang vakum, melainkan pada negara yang ada aturan sendiri,” lanjutnya.
Lebih jauh Andi mengatakan, tidak ada larangan para politisi memimpin PSSI. “Kalau namanya sepakbola, siapa saja boleh menjadi pengurus, selama mereka mengikuti ketentuan yang ada,” tandas Andi. (hmr)
Menpora: Bola Ada di PSSI
Senin, 28 Februari 2011 - 19:06 wib
Ferdinan - Okezone
JAKARTA - Kisruh di tubuh PSSI terkait pemilihan Ketua Umum masih belum menemui titik terang. Baru-baru ini, Menpora Andi Mallarangeng mengatakan bola saat ini ada di tangan PSSI.
Diketahui, proses pemilihan calon Ketum PSSI periode 2011-2015 menuai polemik. Komite Banding menolak gugatan banding yang diajukan Goerge Toisutta dan Arifin Panigoro yang gagal lolos verifikasi calon Ketum. Situasi kian keruh, setelah Komite Banding juga menganulir keputusan komite pemilihan yang meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie sebagai calon ketua.
Komite banding, melalui ketuanya Tjipta Lesmana sendiri seakan ‘lepas tangan’ dan mengembalikan semua keputusan kepada PSSI, karena mengaku mendapat tekanan dari berbagai pihak.
Andi sendiri mengaku pihaknya tidak melakukan intervensi terkait kisruh ini. Andi menegaskan Menpora hanya memberikan peringatan, agar aspirasi masyarakat tersampaikan. Jika PSSI mampu menjalankan semua prosedur sesuai Statuta FIFA dan aturan perundangan, maka pemerintah tidak akan mengambil tindakan.
“Kalau posisi kami jelas, kami hanya memberikan peringatan. Bolanya sekarang ada di PSSI. Kalau benar putusan komite banding dimaknakan sebagai mulai dari start awal, maka bolanya ada pada PSSI, bagaimana membuat sistem pemilihan kredibel sesuai dengan Statuta FIFA dan sesuai aturan perundangan di negeri ini. Jadi dua-duanya harus dipikir,” tutur Andi usai mengikuti rapat kerja Komisi XI DPR, Senin (28/2/2011). (acf)
Menpora Bak Dosen Ajari Anggota DPR
Senin, 28 Februari 2011 - 19:42 wib
Ferdinan – Okezone



Tidak ada komentar:
Posting Komentar