PSSI Tunda Kongres
Senin, 28 Februari 2011 - 20:36 wib
Rejdo Prahananda - Okezone
JAKARTA - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mengklarikasi sikapnya terkait penyelenggaraan kongres, Maret mendatang yang diwarnai kontroversi. PSSI memutuskan menunda kongres pemilihan calon ketua umum dan menunggu petunjuk Badan Sepakbola Dunia (FIFA).
Dalam jumpa pers yang dihadiri sejumlah petinggi PSSI di Gedung BLI, Kuningan, Jakarta, Senin (28/2/2011), PSSI menangguhkan rencana awal terkait penmyelenggaran kongres pemilihan ketua umum baru periode 2011-2015 yang sedianya dihelat di Tabanan Bali, 26 Maret mendatang.
Keputusan diambil berdasarkan rapat tim EXCO PSSI, melihat keputusan Komite Banding PSSI yang tidak meloloskan satu pun bakal calon. Komite banding sebelumnya menolak banding bakal calon Ketum yakni, George Toisutta dan Arifin Panigoro, serta menolak keputusan komIte pemilihan yang hanya meloloskan dua calon yakni Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie.
Berangkat dari keputusan itu, Nurdin mengatakan hingga kini PSSI menunggu petunjuk FIFA terkait persoalan ini membatalkan kongres hingga waktu yang belum ditentukan.
“PSSI menunda pelaksanaan kongres serta meminta petunjuk FIFA dan berharap FIFA tidak menjatuhkan sanksi ke PSSI. Malam ini, kami akan langsung melayangkan surat ke FIFA dan menunggu jawaban mereka,” tutur Nurdin Halid.
Nurdin juga mengkonfirmasi, pihaknya sebenarnya telah menyiapkan undangan kepada pemilik suara, pengprov dan klub serta materi kongres yang akan disampaikan dalam kongres nanti. “Kami telah membuat undangan dan materi kongres, namun karena Komite banding tidak meluluskan satu pun bakal calon yang mengajukan banding dan menolak komite pemilihan, jadi tidak ada satupun calon yang bisa dipilih dalam kongres nanti,” sambung Nurdin yang didampingi Sekjen Nugraha Besoes. (acf)
Kongres PSSI Ditunda
Kongres PSSI sedianya dilakukan di Bali, 26 Maret 2011 mendatang.
Senin, 28 Februari 2011, 19:57 WIB
Zika Zakiya, Haryanto Tri Wibowo
VIVAnews - PSSI akhirnya menunda Kongres empat tahunan untuk memilih Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 menyusul keputusan Komite Banding. PSSI meminta arahan FIFA untuk menyelesaikan masalah ini.
Setelah Komite Banding menolak banding dua bakal calon Ketua Umum PSSI, Arifin Panigoro dan George Toisutta, serta menganulir semua keputusan Komite Pemilihan, Jumat 25 Februari 2011 lalu, mandat kemudian dikembalikan Komite Banding kepada PSSI selaku pemberi mandat.
Komite Eksekutif (Exco) PSSI kemudian menerima hasil Komite Banding tadi siang, Senin 28 Februari 2011,.Setelah mengkajinya, Exco PSSI sampai kepada keputusan untuk menunda Kongres yang sedianya dilakukan di Bali, 26 Maret 2011 mendatang.
"Seharusnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI harusnya hari ini sudah mengirim undangan kongres, materi kongres dan nama-nama calon ketua dan wakil ketua PSSI serta anggota Exco," ujar Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dalam jumpa pers di kantor PT Liga Indonesia, Kuningan, Senin 28 Februari 2011 malam.
"Undangan dan materi kongres sudah disiapkan, namun karena hasil Komite Banding, Sekjen tidak bisa memberikan nama calon ketua, wakil ketua dan anggota Exco," lanjut Nurdin.
Nurdin kemudian menegaskan atas keputusan Komite Banding tersebut Exco PSSI memutuskan hingga sampai saat ini pemilihan Ketua Umum PSSI tidak bisa dilanjutkan karena tidak memiliki calon. Selanjutnya PSSI meminta arahan FIFA untuk menyelesaikan masalah ini.
"Atas laporan tersebut Exco memutuskan, pertama menunda Kongres tanggal 26 Maret tersebut dan meminta arahan FIFA. Kedua, meminta FIFA untuk tidak menjatuhkan sanksi kepada PSSI," pungkas Nurdin.
Laporan PSSI ini akan diberikan kepada FIFA selambat-lambatnya malam ini. "Kapan Kongres akan digelar, kita harus menunggu arahan FIFA," papar Nurdin.
FIFA sendiri akan menggelar rapat di Zurich, Swiss, 1 Mareti 2011. Salah satu agendanya membahas laporan PSSI masalah Liga Primer Indonesia. Dengan demikian PSSI akan memberikan laporan tambahan terkait pemilihan Ketua Umum untuk dibahas oleh FIFA. (sj)
Setelah Komite Banding menolak banding dua bakal calon Ketua Umum PSSI, Arifin Panigoro dan George Toisutta, serta menganulir semua keputusan Komite Pemilihan, Jumat 25 Februari 2011 lalu, mandat kemudian dikembalikan Komite Banding kepada PSSI selaku pemberi mandat.
Komite Eksekutif (Exco) PSSI kemudian menerima hasil Komite Banding tadi siang, Senin 28 Februari 2011,.Setelah mengkajinya, Exco PSSI sampai kepada keputusan untuk menunda Kongres yang sedianya dilakukan di Bali, 26 Maret 2011 mendatang.
"Seharusnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI harusnya hari ini sudah mengirim undangan kongres, materi kongres dan nama-nama calon ketua dan wakil ketua PSSI serta anggota Exco," ujar Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dalam jumpa pers di kantor PT Liga Indonesia, Kuningan, Senin 28 Februari 2011 malam.
"Undangan dan materi kongres sudah disiapkan, namun karena hasil Komite Banding, Sekjen tidak bisa memberikan nama calon ketua, wakil ketua dan anggota Exco," lanjut Nurdin.
Nurdin kemudian menegaskan atas keputusan Komite Banding tersebut Exco PSSI memutuskan hingga sampai saat ini pemilihan Ketua Umum PSSI tidak bisa dilanjutkan karena tidak memiliki calon. Selanjutnya PSSI meminta arahan FIFA untuk menyelesaikan masalah ini.
"Atas laporan tersebut Exco memutuskan, pertama menunda Kongres tanggal 26 Maret tersebut dan meminta arahan FIFA. Kedua, meminta FIFA untuk tidak menjatuhkan sanksi kepada PSSI," pungkas Nurdin.
Laporan PSSI ini akan diberikan kepada FIFA selambat-lambatnya malam ini. "Kapan Kongres akan digelar, kita harus menunggu arahan FIFA," papar Nurdin.
FIFA sendiri akan menggelar rapat di Zurich, Swiss, 1 Mareti 2011. Salah satu agendanya membahas laporan PSSI masalah Liga Primer Indonesia. Dengan demikian PSSI akan memberikan laporan tambahan terkait pemilihan Ketua Umum untuk dibahas oleh FIFA. (sj)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar