Massa Minta Pemerintah Bekukan PSSI
Kamis, 24 Februari 2011 - 14:35 wib
Muhayati Faridatun – Okezone
JAKARTA – Massa anti Nurdin Halid sudah diizinkan masuk ke halaman kantor Menegpora. Namun, massa yang terdiri dari Bonek Mania, suporter Persik Kediri dan Pastimania Ngawi ini hanya dibatasi sampai di lapangan depan Garha Pemuda Dan Olahraga.
Koordinator aksi, Sangab Surbakti berorasi dalam aksinya berorasi meminta pemerintah mengambil langkah tegas dalam permasalahan di sepakbola Indonesia ini.
"Kehadiran kawan-kawan dari daerah di sini untuk meminta adanya sebuah tindakan dari pemerintah, karena bila masyarakat yang mengambil keputusan akan menjadi pertumpahan darah. Jika pemerintah atau FIFA yang bertindak maka akan meminimalisir pertumpahan darah,” tegas Sangab.
"Kami berharap pemerintah dapat mengambil alih PSSI di ibukota dan selanjutnya aset-aset PSSI di daerah. Kami minta Menegpora, sesuai amanat Siskornas segera bekukan PSSI, lalu kemudian kami akan bergerak di daerah masing-masing untuk menguasi aset-aset PSSI,” lanjutnya.
"Kami juga sudah menggembok kantor PSSI, selanjutnya kunci akan kami serahkan pada Menegpora untuk mempertanggungjawabkannya. Jika tidak, kami akan bertindak tegas! Bila dalam 3x24 jam terhitung sejak hari ini, Menegpora tidak membekukan PSSI berarti beliau tidak mendengarkan kami. Untuk itu, kami minta perwakilan untuk menerima kunci gembok ini."
Selanjutnya, Sangab menyerahkan kunci segel ke perwakilan Kemenegpora, Prof. DR Djoko Pekik Irianto, M.Kes, yang menjabat sebagai Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga.
Sementara itu Joko Pekik berjanji akan mengakomodir amanat dan aspirasi dari massa, saat menerima kunci. "Kami terima kunci ini dan kami akan mengambil langkah yang terbaik berdasarkan aspirasi yang disuarakan seluruh pendukung sepakbola Indonesia." (zwr)
Demo PSSI, Nurdin Salahkan Pemerintah
Kamis, 24 Februari 2011 - 15:27 wib
JAKARTA - Demonstrasi anti-Ketua Umum PSSI Nurdin Halid sudah memasuki hari kedua. Para demonstran akan terus melakukan aksi hingga Nurdin mengundurkan diri sebagai ketua umum.
Hingga kini belum satu pun petinggi PSSI yang bersedia menemui para demonstran. Petinggi PSSI juga belum memberikan sikap secara resmi terkait maraknya aksi demontrasi. Namun Nurdin menyalahkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemennegpora).
Reporter RCTI, Made Pasek Sudanta, Kamis (24/2/2011), yang berhasil menghubungi Nurdin, melaporkan maraknya demonstrasi menuntut perubahan di PSSI terjadi karena intervensi pemerintah melalui Kemennegpora yang sudah terlalu jauh. Untuk itu Nurdin meminta pihak-pihak menahan diri dan mengedepankan sportifitas.
Nurdin juga meminta PSSI tetap berjalan sebagaimana mestinya tanpa campur tangan pemerintah. Rencananya PSSI akan memberikan pernyataan resmi pekan depan.
Mengenai Kongres PSSI, yang agendanya juga memimilh ketua umum, Nurdin belum memutuskan maju atau tidak pada pemilihan di Bali, 26 Maret 2011. Dia mengaku hanya dicalonkan oleh pihak-pihak yang memiliki hak mencalonkan.
Keluarga Nurdin Halid Akan Somasi
Andi Mallarangeng
Kamis, 24 Februari 2011 - 16:12 wib
Andi Aisyah – Okezone



Tidak ada komentar:
Posting Komentar