Ratusan Massa Geruduk PSSI Jawa Barat
Kamis, 24 Februari 2011 - 12:45 wib
Huyogo Simbolon - Koran SI
BANDUNG - Sekitar 250 massa dari Forum Masyarakat Peduli Sepak Bola (FSMPS) Jawa Barat menggelar aksi keprihatinan terhadap Persatuan Sepakbola Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Kamis (24/2). Aksi digelar di kantor Pengurus Daerah (Pengda) PSSI Jabar jalan Lodaya Bandung.
Sebelumnya, massa yang bergerak dari lapangan Tegalega ke kantor pengda PSSI Jabar menyerukan agar ketua umum PSSI Nurdin Halid segera lengser dari jabatannya. Massa terdengar membawakan yel-yel Turunkan Nurdin Sekarang Juga.
FMPS Jabar menilai, kepemimpinan Nurdin Halid sebagai ketum PSSI sudah tidak konsisten dan tidak mengedepankan asas rasionalitas dengan tidak mempertimbangkan berbagai aspek dalam setiap mengambil tindakan.
Peserta aksi mengenakan Pita Hitam sebagai tanda perlawanan terhadap rezim yang berkuasa di PSSI. Tanda pita hitam yang digunakan di lengan tersebut juga menjadi simbol berkabung atas matinya rasa kejujuran dan keadilan di tubuh persepakbolaan nasional.
Pecinta Sepakbola Jabar Bacakan Petisi Bandung 5 BANDUNG (SINDO) - Aksi ratusan massa yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Sepakbola (FMPS) Jawa Barat membacakan Petisi Bandung 5 di hadapan para pengurus Pengda PSSI Jabar, jalan Lodaya Bandung. Petisi tersebut berisi tuntutan menolak Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie dalam pencalonan ketua umum PSSI.
Massa yang berjumlah 250 orang ini menyampaikan rasa kepedulian dan kecintaan terhadap nasib persepakbolaan tanah air dengan menolak pencalonan Nurdin Halid pada Kongres PSSI Maret mendatang.
Selain itu, mereka juga membacakan petisi yang intinya menolak Nurdin Halid dan pencalonannya di Kongres PSSI Maret mendatang.
Berikut isi Petisi Bandung 5:
1. Menolak Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie dalam pencalonan ketua umum PSSI.
2. Boikot Kongres PSSI tanggal 26 Maret 2011 karena bertentangan dengan aturan FIFA.
3. Revolusi total PSSI: independent, bebas dari politisasi, usut mafia wasit & korupsi, audit PSSI oleh lembaga terpercaya dan profesionalitas pengurus.
4. Mendukung pemerintah dan KONI Pusat untuk segera mengambil langkah kongkrit dalam menyelamatkan persepakbolaan nasional.
5. Boikot seluruh kegiatan PSSI di wilayah Jabar.
Aksi ini dikawal pihak kepolisian sejak pukul 10.00 wib. Namun, aksi berlangsung damai dan tertib. (zwr)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar