Senin, 07 Februari 2011

Polri Tak Mau Disalahkan Bentrokan Ahmadiyah

Polri Tak Mau Disalahkan Bentrokan Ahmadiyah

Oleh: Laela Zahra
Nasional - Senin, 7 Februari 2011 | 11:56 WIB



INILAH.COM, Jakarta - Kepolisian RI membantah pihaknya lalai atau membiarkan penyerangan berdarah, terhadap kelompok Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, Minggu (6/2/2011) kemarin.

Sebelum acara Organisasi Islam Ahmadiyah ini dilakukan di kediaman salah stu jemaah, Suparman, Kepolisian telah memberikan imbauan kepada Ahmadiyah bahwa akan ada sekelompok masyarakat yang mencegah berlangsungnya acara.

"Ini kegiatan akan ada aksi sekelompok masyarakat di rumah Pak Suparman, itu sudah ada hari Jumat, itu sudah ada upaya-upaya persuasif, himbauan dari kepolisian agar tidak lakukan kegiatan. Kita bersama tokoh masyarakat, agama, anggota Polres, berupaya. Upaya pencegahan itu sudah sejak Jumat," jelas Kabag Penum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/2/2011).

Lebih lanjut Boy mengatakan, pihaknya juga telah melakukan upaya pencegahan terjadinya bentrokan massa Ahmadiyah dengan kelompok yang menentangnya. "Minggu pagi sudah koordinir kekuatan di polsek Cikeusik," cetusnya.

Namun dengan upaya pencegahan ini, bentrokan antara kelompok Ahmadiyah dengan kelompok yang menentangnya masih juga terjadi. Boy beralasan untuk mendatangkan aparatnya dalam jumlah besar tidak bisa cepat.

"Menurunkan aparat dalam jumlah besar memerlukan waktu, anda silakan lihat sendiri dari pusat kota berapa jauh, berapa lama? Kalau kita saksikan dari sini kan tidak mudah," tandas Boy.

Sebagaimana diberitakan, aksi brutal terhadap kelompok Ahmdiyah ini menewaskan tiga orang dan membuat enam lainnya luka parah. Penyerangan tehadap kelompok Ahmadiyah ini bukan yang pertama kalinya, aksi ini terus berlanjut meski polisi telah menindak pelakunya. [win]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar