Kongres PSSI Kok Gelap-Gelapan
Jum'at, 21 Januari 2011 - 15:32 wib
Insaf Albert Tarigan - Okezone
JAKARTA - Kongres tahunan PSSI di Bali yang digelar tertutup mengundang kecurigaan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Jangan-jangan ada politisasi olahraga!
“Olahraga itu ya olahraga jangan dikaitkan dengan hal-hal lain. Kalau ada masalah terkait olahraga ya diselesaikan. Apalagi sepakbola ini digemari oleh semua rakyat termasuk di kampung-kampung,” kata politisi PAN ini di Gedung DPR, Jumat (21/1/2011).
Taufik meminta agar PSSI tidak bermain politik dalam mengurus sepakbola. Dia pun berharap PSSI diisi orang-orang profesional yang memahami dinamika olahraga paling populer di Indonesia ini.
“Biarkan olahraga berjalan. Jangan semua dipolitisasi karena ini kan olahraga yang sangat digemari masyarakat. Kita berharap olahraga jangan diisi orang-orang yang tidak paham olahraga. Misalnya bulutangkis diisi orang catur. Begitu juga sepakbola jangan diisi politikus.”
Sekali lagi dia mengkritisi kongres PSSI di Hotel Bali Nirwana Resort.”Ini Kongres kok masak gelap-gelapan mestinya kan terbuka saja biar bisa diikuti masyarakat. Kalau lagi pertandingan saja kan masyarakat bisa terlibat dan bisa mengikuti perkembangannya,” ujar Kurniawan menyesalkan.
PSSI seolah berusaha menyembunyikan acara Kongres tahunan ini dari media. Wartawan hanya diperkenankan meliput saat acara pembukaan hari ini, sedangkan untuk agenda kongres 22 Januari dilangsungkan tertutup alias tidak boleh diliput wartawan.
Agenda kongres ini di antaranya menentukan jadwal pemilihan pengurus baru termasuk posisi ketua umum yang kini diduduki Nurdin Halid, evaluasi tahun 2010 dan pemaparan rencana kerja 2011.
(fit)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar