Sabtu, 26 Februari 2011

kongres pssi - 32

Unjuk Rasa Dukung Toisutta
& Panigoro di Makassar
Selasa, 22 Februari 2011 - 17:23 wib
Andi Aisyah - Okezone
MAKASSAR - Sekira 25-an orang yang menamakan dirinya Aliansi Pencinta Sepakbola (ACIKOLA) Kota Makassar berunjuk rasa menyatakan dukungan kepada George Toisutta dan Arifin Panigoro. Mereka menuntut Komite Pemilihan Ketua PSSI melakukan peninjauan ulang verifikasi calon kandidat ketua PSSI.

ACIKOLA berunjuk rasa di Fly-Over Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (22/2/2011), sore. Mereka membagikan selebaran sambil berorasi di persimpangan jalan Urip Sumoharjo dan AP Pettarani dengan menyerukan agar menolak Nurdin Halid kembali memimpin PSSI.

“Kami sudah bosan dan muak PSSI dipimpin Nurdin Halid. Masa’ dia terus, yang tanpa prestasi. Sudah menjadi rahasia umum PSSI selama ini dijadikan ladang judi,” seru Isramal, koordinator lapangan aksi unjuk rasa.

Dalam orasinya, Isramal menilai sepakbola di Indonesia sudah dipolitisasi oleh petinggi bangsa. Menurutnya, proses pemilihan ketua PSSI adalah sebuah panggung sandiwara yang membuat masyarakat semakin gerah. Karena itu, pengunjuk rasa menuntut Komite Pemilihan Ketua PSSI mengambil langkah tegas dalam verifikasi calon kandidat ketua PSSI.

“Status PSSI dan statuta FIFA harus tetap dipedomani supaya nama baik PSSI di mata internasional masih terjaga. Kami dukung Menpora memberi sanksi pada Komite Pemilihan Ketua PSSI yang menyimpangkan aturan,” ujar Isramal.

Unjuk rasa berlangsung sekira 15 menit dan tidak mendapat pengawalan petugas kepolisian. Unjuk rasa berakhir damai, sembari mereka mengancam akan turun dengan massa lebih besar jika dalam tempo 3x24 jam tuntutannya tidak dipenuhi. (fit)
 
19 Kelompok Suporter Berangkat ke Jakarta
Selasa, 22 Februari 2011 - 20:30 wib
Septyantoro Aji Nugroho - SUN TV
SOLO - Menyusul pertemuan di Solo, terkait penolakan terhadap pencalonan kembali Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI, perwakilan 19 kelompok suporter dari berbagai kota di Indonesia berangkat ke Jakarta, Selasa (22/2/2011).

Mereka hendak bertemu dengan pengurus pusat PSSI untuk menyampaikan tuntutan, agar tim verifikasi mengakomodir semua calon ketua umum PSSI.

Keberangkatan perwakilan 19 kelompok suporter dari berbagai kota di indonesia ini dilakukan setelah mereka menggelar pertemuan sehari sebelumnya di Colomadu Karanganyar. Dalam pertemuan tersebut mereka menyepakati lima hal yang dituangkan dalam amanah forum suporter Indonesia.

Ke lima amanah tersebut adalah tuntutan agar seluruh bakal calon ketua umum pssi diakomodir dalam kongres PSSI. PSSI harus membentuk wadah atau komisi khusus yang mengurus suporter mengundang semua kelompok suporter dalam Kongres PSSI. Pelaksanaan Kongres harus memakai azas Pancasila dan UUD 45 serta tuntutan agar pelaksanaan Kongres i terbuka untuk umum dalam setiap tahapan kongres.

Setelah disepakati, amanah ini akan disampaikan langsung perwakilan forum suporter Indonesia kepada pengurus pssi di Jakarta.

19 kelompok suporter yang tergabung dalam forum ini antara lain Pasoepati Solo, The Jakmania Jakarta, Slemania Sleman, Snex Surabaya, Paserbumi Bantul, Aremania Malang dan sebagainya. Mereka menyatakan akan melakukan upaya-upaya lebih lanjut jika tuntutan tersebut ditolak oleh pengurus pssi. Salah satunya adalah dengan menggelar aksi damai di Jakarta.
(zwr)
 
FKPPI Segel Pengda PSSI Jateng
Selasa, 22 Februari 2011 - 20:36 wib
Nugroho Setyabudi - Okezone
SEMARANG - Aksi penolakan terhadap Nurdin Halid di Kota Semarang diwarnai dengan aksi segel Kantor Pengda PSSI Jateng yang berlokasi Gelanggang Olah Raga Citarum, Semarang.

Penyegelan dilakukan oleh Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI), yang hari ini juga melakukan aksi penolakan Nurdin Halid di Semarang.

Penyegelan menurut Korlap aksi Khoirul Anwar, adalah sebagai bentuk ketidakpercayaan mereka lagi terhadap PSSI. "Seharusnya PSSI segera melakukan regenerasi di tubuhnya.Biarlah yang muda mengambil alih tanggung jawab di tubuh PSSI," ungkap Khoirul.

Dikuatirkan PSSI bila dipimpin kembali oleh Nurdin Halid akan menjadi lahan korupsi yang semakin besar. Setelah menyegel pintu masuk kantor Pengda, topeng Nurdin Halid giliran menjadi korban dengan diinjak injak oleh pengunjuk rasa.

Hal yang sama juga dilakukan sejumlah warga Kota Semarang yang menamakan dirinya Komunitas Pencinta Bola Jateng. Mereka menggelar aksi di gedung. Pemerintahan Propinsi Jateng di jalan Pahlawan.Selain menginjak injak topeng Nurdin Halid mereka juga menggelar teatrikal, dimana seorang pengunjuk rasa yang menggunakan topeng Nurdin Halid dilempari dengan bola kertas.

Menurut Nugroho sebagai korlap aksi di Gedung Pemerintahan Pripinsi Jateng, aksi lempar bola kertas itu melambangkan bahwa seharusnya Nurdin segera lengser."Dia (Nurdin Halid) sudah terlalu lama berada di PSSI.

Namun bukannya prestasi yang didapat, malah kekalahan demi kekalahan yang selalu mendera persepakbolaan kita. Belum lagi dugaan korupsi yang semakin merajalela di tubuh PSSI.Seharusnya Arifin Panigoro dan George Toissutta diloloskan oleh tim verifikasi, bukannya justru di hilangkan," imbuh Nugroho.
(zwr)
 

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar