Jumat, 25 Februari 2011

kongres pssi - 8

"PSSI Butuh Pemimpin Tegas"
Rabu, 2 Februari 2011 - 16:42 wib
Dewi - Okezone
JAKARTA – Ketua PSM Makassar Ilham Arif Sirajuddin mengungkapkan dukungannya terhadap pencalonan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal George Toisutta sebagai ketua umum PSSI.

Meski tak lagi memiliki hak suara dalam kongres PSSI di Bintan, 19 Maret mendatang, Ilham tetap memberi dukungan moril kepada Toisutta. Namun, dia membantah dukungan ini sebagai upaya menentang rezim Nurdin Halid.

“Kasihan Nurdin, dia sudah tujuh tahun menjabat tapi tak mampu memberi prestasi. Sudah saatnya orang lain diberikan kesempatan, mungkin Nurdin sedang tidak beruntung saja,” kata Ilham.

Terkait pencalonan Toisutta, Ilham optimistis pria kelahiran Makassar mampu menjalankan amanah masyarakat yang rindu dengan prestasi sepakbola.

“Dia mampu, memiliki kapabilitas untuk membangun PSSI lebih baik. Ini momentum yang tepat untuk kongres di Bintan nanti. Sepakbola butuh pemimpin yang tegas,” Ilham menambahkan.

“Ini merupakan tonggak sejarah, seruan pemerhati sepakbola yang ingin lebih baik di masa yang akan datang,” pungkasnya, kepada wartawan usai pembacaan manifesto reformasi PSSI di Mabes AD, Jakarta, Rabu (2/2/2011). (wei)
 
Menegpora Dukung Toisutta
Jadi Ketum PSSI
Rabu, 2 Februari 2011 - 23:03 wib
K. Yudha Wirakusuma - Okezone
JAKARTA - Pencalonan diri Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal George Toisutta menjadi ketua PSSI mendapat dukungan dari Menegpora Andi Mallarangeng. Menurut Andi, dia akan mendukung siapa pun orang yang berkeinginan memajukan perkembangan sepak bola.

“Kita semua ini peduili dengan sepak bola. Beliau dari dulu senang sepakbola. Saya pikir bagus, saya senang untuk semakin banyak orang ingin yang ngurus olah raga. Dan itu terbuka bagi siapa saja baik pengusaha, pemerintah, maupun perorangan siapa saja,” tutur Andi saat ditemui usai rapat paripurna di Istana, Rabu (2/2/2011).

“Siapa yang berminat mendukung dan mengurusi olah raga kita sambut baik. Dan saya kenal dekat dengan Pak Jos, beliau orang yang sangat-sangat peduli dengan sepak bola dan mudah-mudahan kita lihat saja nanti, sambungnya.

Seperti diketahui , sejak sepekan ke belakang, nama Toisutta ramai dibincangkan bakal maju dalam pencalonan diri ketua PSSI menggantikan posisi Nurdin Halid. Selain Toisutta, beberapa calon lain yang juga dikabarkan bakal maju adalah penggagas Liga Primer Indonesia Arifin Panigoro, Niwran Bakrie dan Kapolri Jenderal Timur Pradopo.

Pemilihan calon Ketua Umum (Ketum) PSSI sendiri akan bergulir pada 19 Maret 2011 mendatang di Pulau Bintan, Riau. Setiap kandidat diwajibkan mendaftarkan diri sebelum tanggal Sabtu, 5 Februari nanti. (acf)
 
Menegpora Minta 'Eli Cohen' Tampil
Rabu, 2 Februari 2011 - 23:08 wib
K. Yudha Wirakusuma - Okezone
JAKARTA - Baru-baru ini, Indonesia diguncang dengan beredarnya surat kaleng yang menyebut adanya praktik suap yang dilakukan petinggi PSSI pada final AFF Suzuki Cup 2011 di Bukit Jalil, Malaysia, Desember silam. Menegpora Andi Mallarangeng pun mengaku terkejut dengan kabar tersebut.

Diketahui, beberapa hari lalu Indonesia digemparkan dengan adanya surat elektronik dari seorang yang mengaku pegawai Ditjen Pajak bernama Eli Cohen. Seseorang tersebut mengirimkan email dan ditujukan kepada Presiden SBY dan meminta mengusut tuntas kasus suap yang terjadi di final AFF melawan Malaysia.

Diceritakan Coohen, para petinggi PSSI menerima suap dari pejabat Malaysia agar Indonesia mengalah, demi taruhan besar dipasang pejabat Malaysia tersebut. Buntutnya, diketahui ada petinggi PSSI masuk ke ruang ganti pemain, dan meminta pemain untuk berhenti bermain jika ada serangan laser dari penonton.

Permintaan tersebut sempat akan dilakukan pemain Indonesia saat kiper Markus Horison diserang laser. Laga sempat terhenti hingga mengganggu mental bermain. Akhirnya, Indonesia pun menyerah 0-3 di leg pertama.

“Adanya email tersebut, dan sudah saya baca juga terutama memang kita perlu melakukan klarifikasi terhadap siapa dia yang menjadi pengirimnya identitasnya, nama eli cohan adalah nama samaran. Tapi dari segi subtansi memang itu sangat mengejutkan bagi saya,” ujar Andi saat ditemui usai sidang Paripurna di Istana, Rabu (2/2/2011).

“Dalam arti, kalau itu benar tentu saja ini bukan saja kriminalitas tapi juga penghianatan kepada negara. Cuma kita perlu menyelidiki dulu apakah benar atau tidak benar. Karena itu saya sudah perintahkan sekretaris Menpora untuk konsultasi pihak yang berwenang dalam hal ini kepolisian untuk melihat bagaimana menindak lanjutinya,” lanjutnya.

“Sebuah info semacam ini tetap itu harus diklarifikasi, kita juga tidak mau ada fitnah dari surat kaleng tetapi juga harus ada bukti-bukti yang jelas. Untuk itu, saya juga menghimbau siapapun dia namanya eli cohen kalau punya bukti-bukti jelas agar tampil untuk menjelaskan bukti-bukti itu.karena kalau tidak begitu kita juga pasti kesulitan mencarinya dan saat ini kami dalam tahap konsultasi,” tandasnya.

Sebelumnya, PSSI melalui Sekjen Nugraha Besoes telah membantah keras tuduhan tersebut. Dalam pernyataannya, pria yang akrab di sapa Kang Nug ini mengatakan bahwa isu yang dilempar sosok misterius bernama Eli Cohen tersebut merupakan fitnah yang kejam. (acf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar