Sabtu, 26 Februari 2011

kongres pssi - 35

Ribuan Suporter Kepung Kantor PSSI
Rabu, 23 Februari 2011 - 12:35 wib
Muhayati Faridatun - Okezone
JAKARTA - Ribuan suporter dari berbagai elemen atau kelompok pecinta sepakbola di Tanah Air tiba di kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Pantauan okezone di lokasi, pecinta sepakbola tersebut datang dari berbagai daerah yakni Jawa Timur, Magelang, Solo, Bandung, dan Jakarta.

Mayoritas suporter mengenakan seragam Timnas Indonesia. Mereka tiba di depan Kantor PSSI setelah melakukan aksi long march dari Bundaran Hotel Indonesia.

Setelah tiba di depan Kantor PSSI, ribuan suporter langsung meneriakkan Nurdin turun dan revolusi PSSI. Mereka menuntut agar PSSI melakukan reformasi total.

Terlihat pula spanduk kecaman terhadap Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dalam aksi itu. Sebagian besar demontran juga mengenakan ikat kepala bertuliskan Revolusi PSSI.

Hingga kini, orasi masih dilakukan para demontran. Ratusan aparat kepolisian juga sudah membentuk pagar betis yang memisahkan pendemo dengan kantor PSSI. (fmh)
 
Isi Orasi Perwakilan Suporter
Anti-Nurdin Halid
Rabu, 23 Februari 2011 - 12:56 wib
Muhayati Faridatun - Okezone
 
JAKARTA - Ribuan pecinta sepakbola tengah menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Berikut isi orasi masing-masing perwakilan suporter. Mereka menyampaikan orasinya di atas mobil pikap.

Koordinator aksi, "Jika mereka peduli dengan perkembangan sepakbola Indonesia, maka harusnya mereka keluar menemui kami. Jika tidak, maka kita akan menduduki kantor ini".

Panser Semarang, "Kami minta semua pendukung di sini kompak tidak mendukung Nurdin Halid, karena dia adalah mantan napi".

Boromania, "Satu suara satu hati kita turunkan Nurdin Halid dan kroni-kroninya. Kami berkumpul untuk memajukan sepakbola Indonesia".

Persibo, "Pernah dibujuki PSSI, klub kami juara Divisi Utama tapi hadiahnya dihutang selama enam bulan. Kericuhan jangan salahkan suporter, yang menimbulkan kericuhan adalah wasit dari PSSI".

Persipura, "Kita adalah bangsa yang merdeka. Jangan biarkan PSSI dikuasai rezim Nurdin Halid. Turunkan Nurdin".

Bogor, "Revolusi PSSI Harga Mati. Kita semua sudah jenuh dengan kepemimpinan Nurdin". (fmh)
 
PSSI Dikepung, Nurdin Halid Menghilang
Rabu, 23 Februari 2011 - 13:30 wib
Muhayati Faridatun – Okezone
JAKARTA - Ratusan massa yang menamakan diri Aliansi Suporter Indonesia (ASI) masih melakukan aksinya di depan kantor PSSI, Rabu (23/2/2011). Namun, tak satupun pengurus yang memenuhi panggilan massa.

Suporter yang datang dari segala penjuru Tanah Air berkerumun di depan gerbang kantor PSSI di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Orasi masih dikumandakan sejumlah perwakilan suporter dari daerah masing-masing.

Mereka menuntut revolusi PSSI, dengan turunnya Ketua Umum Nurdih Halid serta kroni-kroninya. Rentetan orasi seakan sia-sia karena tak satupun pengurus PSSI yang menampakkan batang hidungnya.

Pintu kantor PSSI tertutup dan tidak satupun mobil-mobil pengurus yang biasa terlihat di halaman parkir. Hanya puluhan aparat kepolisian yang tampak berjaga-jaga di balik pagar.

Hingga saat ini, aksi massa berlangsung damai. Sejumlah masyarakat umum, termasuk anak-anak dan ibu-ibu, yang tidak tergabung dalam pecinta sepakbola nasional turut meramaikan aksi. (fmh)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar