Sabtu, 26 Februari 2011

kongres pssi - 19

Kongres PSSI Pindah
Senin, 14 Februari 2011 - 17:32 wib
Dewi - Okezone
JAKARTA – Badan Sepakbola Indonesia (PSSI) kembali membuat kejutan. Kongres PSSI 2011 tidak jadi bergulir di Kepulauan Bintan, tapi di Bali.

Seperti diketahui, Kongres PSSI 2011 sebelumnya sudah ditetapkan untuk berlangsung di Kepulauan Bintan, Riau, 19 Maret mendatang. Namun, Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Mohamed Bin Hammam menolaknya.

Hammam meminta kepada PSSI untuk mencari tempat lain. “Kongres dipindah ke Bali, tanggal 26 Maret mendatang, karena permintaan Presiden AFC Hammam,” demikian keterangan Nugraha Besoes di Jakarta, Senin 14/2/2011).

“Beliau menilai rute menuju Kepulauan Bintan sangat rumit, karena harus berganti transportasi. Jadi, Hamamm meminta mencari tempat yang lain dan setuju untuk menggelar Kongres PSSI di Bali,” lanjut Sekretaris Jendral PSSI ini.

Selain mengubah tempat kongres, PSSI juga mengubah tanggal. Rencananya, kongres ini sendiri akan berlangsung di Bali, 26 Maret mendatang, bukan tanggal 19 Maret seperti yang sudah disepakati.

Ada empat orang yang mencalonkan diri maju dalam Kongres PSSI. Mereka adalah KSAD TNI Jenderal George Toisutta, Nirwan Bakrie, Arifin Panigoro dan Nurdin Halid yang hingga kini juga masih menjadi calon terkuat. (hmr)
 
Ragukan Statuta PSSI = Lecehkan FIFA
Selasa, 15 Februari 2011 - 18:04 wib
Hendra Mujiraharja – Okezone
 JAKARTA – Jika masih ada yang meragukan Statuta PSSI, maka mereka juga melecehkan Badan Sepakbola Dunia (FIFA).

Karena Statuta PSSI sudah mengadopsi Statuta FIFA, maka sudah sangat sewajarnya jika PSSI adalah kepanjangan tangan FIFA, sehingga otomatis seluruh kegiatan PSSI adalah kegiatan yang diatiur dalam Statuta FIFA. Pasal-pasal dalam Statuta PSSI merupakan hasil perundingan mendalam dengan mengacu pada Standar Statuta FIFA, namun yang dibicarakan adalah dalam bahasa Indonesia.

Angota Komite Etik FIFA Suryadharma "Dali" Tahir mengemukakan hal itu menanggapi kekhawatiran sebagian kalangan mengenai penerapan Statuta PSSI berkaitan dengan bakal berlangsungnya Kongres Luar Biasa PSSI pada 19 Maret mendatang, dengan agenda utama pemilihan ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Exco PSSI 2011-2015.

Menurut Dali Tahir, jika masih ada orang yang meragukan Statuta PSSI, maka hal itu sama sama dengan melecehkan kewibawaan FIFA. "Karena FIFA sudah memberikan pujiannya atas Statuta PSSI, setelah melalui belasan kali perundingan hampir selama dua tahun, baik di markas besar AFC di Kuala Liumpur maupun di markas besar FIFA di Zurich," tegas Dali Tahir.

Statuta PSSI secara resmi disahkan pada Kongres Luar Biasa PSSI di Hotel Mercure, Ancol, yang kala itu juga dihadiri oleh Direktur Asosiasi dan Pengembangan FIFA, Thierry Regenass.

"Setelah itu ada beberapa surat lagi dari FIFA yang menyatakan dukungananya terhadap kepengurusan Nurdin Halid. Surat-surat itu menegaskan, Nurdin Halid dapat melanjutkan kepemimpinannya di PSSI hingga tahun 2011. Logikanya, jika FIFA tidak mempercayai Nurdin Halid, mana mungkin (Nurdin Halid) bisa bertahan sampai sekarang?,” tegas Dali Tahir dilansir situs PSSI, Selasa (15/2/2011). (hmr)
 
 
Nurdin Halid Lobi
Pengurus PSSI Sumatera ke Singapura?
Rabu, 16 Februari 2011 - 01:00 wib
Banda Haruddin Tanjung – Okezone
PEKANBARU - Ketua umum PSSI Nurdin Halid hari ini dikabarkan melakukan pertemuan dengan pengurus PSSI Sumatera. Hal ini diduga untuk memperlancar posisinya untuk kembali memimpin organisasi sepakbola dalam Kongres PSSI pada 26 Maret 2011 mendatang di Bali.

Menurut sumber dari PSSI Riau, bahwa seluruh pengurus PSSI itu dibawa politisi dari Golkar itu ke Singapura. Hal itu seteleh mereka melakukan pertemuan tadi malam saat acara pelantikan pengurus PSSI Riau.

“Usai acara tadi malam, seluruh pengurus PSSI se Sumatera yang hadir termasuk Riau segera dibawa ke Singapura. Ini kemungkinan untuk meminta dukungan,” kata sumber PSSI yang tidak mau namanya disebut kepada
okezone, Selasa (15/2/2011).

Menurut dia, acara pelantikan yang dinilai telah basi karena kepengurusan seharusnya dilantik tahun 2009 sengaja mengundang para pengurus PSSI menjalin komunikasi intens ke pada pengurus PSSI Sumatera.

“Katanya sih kehadiran pengurus PSSI se Sumatera hanya silahturahmi saja. Tapi kalau ada udang dibalik batu kita tidak tahu,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua PSSI Riau yang baru dilantik Indra Muklis Adnan membantah kalau kehadiran pengurus PSSI se Sumatera untuk meminta dukungan untuk Nurdin. Menurut dia semua itu murni silahturahmi.

“ Tidak benar ke hadiran mereka (PSSI se Sumatera) untuk kampanye mendukung Pak Nurdin. Namun kalau ditanya secara pribadi, memang sosok Pak Nurdin masih pantas menjadi ketua. Apalagi calon lain sejauh ini saya tidak kenal mereka, bagaimana mau memilihnya” kata Indra yang juga menjabat Bupati Indragiri Hilir.

Sementara itu Nurdin sendiri mengatakan bahwa dirinya siap maju mencalonkan diri lagi karena masyarakat masih mendukungannya. Bukan karena niat pribadinya untuk mencari keuntungan.

“ Bagi saya, berbuat yang terbaik untuk persepakbolaan kita adalah cita-cita saya. Saya sebagai incumbent maju karena masih banyak yang menginginkan saya untuk maju. Kalaupun saat ini sepak bola kita belum memuaskan, mungkin tinggal menunggu waktu saja. Karena selama ini saya sudah berbuat semaksimal mungkin. Salah satu buktinya PSSI saat ini sudah di akui FIFA,” tukasnya pria yang pernah terlilit kasus penyelundupan gula impor ilegal, tadi malam di Pekanbaru. (wei)
 
 
 

 

 
 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar