Senin, 07 Februari 2011

Inilah 4 Kesepakatan 8 Lembaga Tinggi Negara


hadi poernomo – inilah.com

Inilah 4 Kesepakatan 8 Lembaga Tinggi Negara
Oleh: Irvan Ali Fauzi
Nasional - Senin, 7 Februari 2011 | 16:29 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Delapan pemimpin lembaga tinggi negara bersepakat saling mengingatkan agar lembaga yang dipimpin masing-masing tidak menjadi asesoris demokrasi belaka dan bisa menjalankan fungsi dan tugas sesuai konstitusi.

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo mengumumkan itu usai pertemuan tertutup para pemimpin lembaga tinggi negara yang dilakukan secara tertutup selama hampir 3 jam di gedung BPK, Senin (7/2/2011).

"Pimpinan lembaga negara menyadari bahwa lembaga negara dibentuk bukan sekedar sebagai asesoris demokrasi, namun dilahirkan untuk mewujudkan tujuan bernegara yang merupakan amanat Konstitusi UUD 1945," ujar Hadi Poernomo kepada wartawan.

Lanjut Hadi, dalam pertemuan itu delapan pimpinan lembaga tinggi negara menyepakati empat poin. Pertama, upaya untuk terus meningkatkan kualitas pertanggungjawaban keuangan negara ingin diperkuat tidak hanya pada sisi belanja, tetapi juga penerimaan negara.

"Kami berpendapat tadi bahwa, baik BPK maupun lembaga-lembaga negara, termasuk lembaga pemerintah harus terus berkomunikasi memastikann semua pihak bisa terus melakukan ipaya untuk meningkatkann kualitas pertanggungjawaban keuangannya," kata Hadi.

Salah satu terobosan untuk meningkatkan kualitas itu, imbuh Hadi, adalah dengan pembangunan pusat data BPK untuk melakukan pemeriksaan yang berbasis elektronik atau disebut dengan e-audit.

Kedua, pertemuan itu juga membahas pentingnya meningkatkan upaya pemberantasan korupsi terutama aspek penangkalan dan pencegahannya.

Ketiga, dalam penegakan hukum ada pemahaman pentingnya penegakan hukum
yang disertai rasa keadilan.

Keempat, pimpinan lembaga sependapat bahwa momentum yang baik di bidang pembangunan ekononi untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Juga membangun kehidupan demokrasi, disertai kepatuhan hukum dan keadilan bagi semua yang terus kita jaga bersama," tandas Hadi.

Pertemuan ini dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden, serta seluruh Pimpinan Lembaga Tinggi Negarar alainnya, yaitu Ketua BPK Hadi Poernomo, Ketua MPR Taufik Kiemas, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua MA Harifin Tumpa, Ketua MK Mahfud MD, dan Ketua KY Eman Suparman.

Pertemuan antar pimpinan lembaga tinggi negara ini adalah pertemuan lanjutan dari 3 pertemuan sebelumnya di Istana Negara, Istana Bogor, dan gedung MPR. Tujuan pertemuan ini adalah untuk membangun sinergi, tanpa harus mencampuri dan mengintervensi fungsi dan peran masing-masing lembaga negara. [mah]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar