Rabu, 27 April 2011

KONGRES PSSI 343

Anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) Laskar Muda
berlatih tiga kali seminggu di Lapangan Wijaya Kusuma
(Lapangan Romsol), Kemanggisan, Slipi, Jakarta Barat,
Jumat (18/2/2011). SSB sering kurang perhatian oleh PSSI.





PSSI Belum Jelas, ASSBI Ganding Brasil
Hery Prasetyo | Kamis, 28 April 2011 | 09:55 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia (ASSBI) merasa gera dengan nasib organisasi PSSI yang belum juga jelas. Maka, pihak ASSBI akan tetap memikirkan dan menggelar kompetisi usia dini secara mandiri, demi membangun pilar sepak bola Indonesia. Bahkandengkan, ASSBI akan menggandeng Brazilian Soccer Schools.

"ASSBI sepakat, kompetisi usia muda melalui SSB akan tetap berjalan sesuai rencana ke depan," kata Ketua ASSBI, Taufik Jursal kepada Kompas.com, Kamis (28/4/2011).

Taifik menambahkan, "Target kami segera membuat terobosan pengembangan training pemain usai dini dari U-6 sampai U-10 sebagai basis pembinaan. Maka, ASSBI akan menggandeng Brazilian Soccer Schools di Jakarta untuk menggelar road show ke beberapa sekolah. Selain itu, kami akan membentuk tim elit untuk U-12, U-14, dan U-16."

Taufik menambahkan, ASSBI lebih memilih melakukan tindakan dan kerja nyata demi berkontribusi memajukan sepak bola Indonesia, daripada menghabiskan energi merebut kekuasaan. Dia juga mengingatkan agar orang tak hanya sibuk berkuasa di PSSI, tapi jug melakukan kerja nyata jika sudah berkuasa nanti.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar