Nasib Toisutta-Arifin
di Tangan Komite Normalisasi
Ferril Dennys | Kamis, 07 April 2011 | 17:04 WIB
Dalam surat keputusan FIFA yang dipublikasikan di laman resminya pada 4 April lalu, FIFA memutuskan bahwa kandidat yang ditolak oleh Komite Banding PSSI pada 28 Februari 2011 (Nurdin Halid, George Toisutta, Nirwan Bakrie, dan Arifin Panigoro) tidak bisa masuk sebagai kandidat ketua umum PSSI.
Keputusan itu masih memiliki celah. Selain Nurdin yang terganjal karena Statuta FIFA, ketiga calon masih memungkinkan maju sebagai wakil ketua umum atau anggota Komite Eksekutif. Terkait hal itu, media-media di Indonesia berusaha menanyakan hal tersebut kepada FIFA melalui Departemen Media FIFA, Kamis (7/4/2011).
Dalam korespondesinya, FIFA menyerahkan semua keputusan kepada Komite Normalisasi. "This must be decided by the PSSI normalization committee according to PSSI statutes. The PSSI statutes do not make any difference between candidatures for President and candidature for the Executive Committee."
Artinya, "Hal tersebut harus diputuskan oleh Komite Normalisasi PSSI berdasarkan Statuta PSSI. Statuta PSSI tidak membedakan antara pencalonan ketua umum PSSI dan pencalonan untuk Komite Eksekutif PSSI."
Kongres pemilihan ketua umum PSSI sendiri akan digelar pada 20 Mei, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar