Komite Normalisasi
Berkewajiban Penuh Gelar Kongres
Ferril Dennys | Selasa, 05 April 2011 | 21:46 WIB
Dalam keadaan normal, Komite Pemilihan sesuai dengan electoral code FIFA dibentuk melalui kongres. Mengingat kongres pembentukan Komite Pemilihan yang berlangsung di Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu berjalan ricuh, maka FIFA membentuk Komite Normalisasi sebagai sebuah solusi.
Komite Normalisasi mengemban tiga tugas. Salah satunya menyelenggarakan pemilihan berdasarkan electoral code FIFA Statuta PSSI sebelum 21 Mei 2011.
"Memang benar misi dari komite ini adalah memilih ketua umum. Jadi tidak perlu lagi dibentuk Komite Pemilihan. Jadi komite ini sudah berfungsi sebagai Komite Pemilihan," beber Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar, saat ditemui wartawan di kediamannya di Jalan Panglima Polim V, Selasa (5/4/2011).
Selain itu, Komite Normalisasi memiliki tugas mengakomodasi liga yang berada di luar sehingga bisa di bawah kontrol PSSI atau menghentikannya secepat mungkin. Terkait hal itu, Agum menyatakan akan terus berkomunikasi dengan LPI.
"Saya belum ada format yang pasti bagaimana menyikapi ini. Sekali lagi ini memerlukan komunikasi. Apa sikap yang paling bijak dan apa solusi yang paling bijak yang tidak menyakiti semua orang. Ini akan saya lakukan," beber mantan Ketua Umum PSSI itu.
Agum bersama tujuh anggotanya akan mulai bekerja besok. Mereka akan menggunakan kantor PSSI sebagai tempat kesekretariatan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar