Sabtu, 16 April 2011

KONGRES PSSI 335

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso (tengah),
saat menghadiri acara diskusi mengenai langkah
ke depan Ketua PSSI, di Gedung Kompas Gramedia,
Jakarta, Kamis (31/3/2011).
Acara yang digelar Harian Warta Kota tersebut
membahas apa yang harus dilakukan ketua umum terpilih.




Bang Yos Masih Menunggu Pinangan
Ferril Dennys | Kamis, 07 April 2011 | 16:03 WIB



JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, menyatakan siap maju dalam bursa kandidat Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. Namun, menurutnya, belum ada satu pun pemilik suara yang mencalonkan dirinya.

Selepas pertandingan Persija Jakarta versus Persiwa Wamena, Rabu (6/4/2011), kepada wartawan, Sutiyoso menyatakan kesiapannya sebagai Ketua Umum PSSI. Ingin memajukan pembinaan usai muda menjadi salah satu visi mantan pembina "Macan Kemayoran".

Sutiyoso mengaku berharap Komite Normalisasi bisa menjalankan misi yang telah diinstruksikan oleh FIFA. "Ya baguslah memang mereka harus segera bekerja. Namun, harus memenuhi harapan kita semua. Artinya, Komite Normalisasi harus benar-benar independen. Mereka menjalankan ketentuan-ketentuan yang ditentukan FIFA," beber Sutiyoso saat dihubungi wartawan, Kamis (7/4/2011).

Sutiyoso pun digadang-gadang menjadi sosok alternatif setelah FIFA menyatakan empat calon (Arifin Panigoro, George Toisutta, Nirwan Bakrie, dan Nurdin Halid) yang sebelumnya dianulir oleh Komite Banding tidak boleh maju lagi.

Bang Yos, sapaan akrab Sutiyoso, menekankan agar Komite Normalisasi benar-benar menjalankan keputusan FIFA terutama keputusan yang melarang empat calon yang gugur oleh Komite Banding untuk maju lagi. Sebab, menurutnya, pemilik suara masih terkonsentrasi terhadap empat calon tersebut.

"Salah satunya menganulir empat calon itu. Ini harus diingatkan. 100 pemilik suara belum menuju ke mana-mana. Saya kira semuanya (calon-calon lain) belum ada yang mendekat ke kami. Nah, ini anda bisa menilai kenapa hal itu bisa terjadi. Kenapa? Barangkali mereka sudah terikat," ujar Sutiyoso.

Meski begitu, kondisi ini belum menyurutkan tekad Sutiyoso maju menjadi Ketua Umum PSSI. Ia akan tetap menunggu dukungan hingga pendaftaran calon ketua umum ditutup pada 17 April mendatang.

"Saya kan sudah lama di bidang olahraga. Jadi tahu. Tapi, saya dalam kapasitas menunggu saja," tukas Sutiyoso.

Lebih lanjut, Sutiyoso juga belum memikirkan siapa sosok yang akan menjadi pasangannya. "Ini harus pertimbangan matang. Saya akan menarik masukan dari berbagai pihak Supaya kami tidak keliru," jelas Sutiyoso.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar