Jumat, 15 April 2011

KONGRES PSSI 324


Adik Nurdin Halid Tidak
Penuhi Panggilan Polda
C11-11 | Aloysius Gonsaga | Selasa, 05 April 2011 | 21:42 WIB



JAKARTA, KOMPAS.com — Adik kandung dari Nurdin Halid, NA, hari ini tidak hadir tanpa ada alasan yang jelas dan akan dipanggil kembali pada hari Selasa (12/4/2011) pekan depan. Hal ini terkait kasus perusakan mobil petinggi PSSI, Andi Darussalam Tabusalla.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Baharudin Djafar menjelaskan, alasan pemanggilan NA ini berdasarkan keterangan dari saksi dan tersangka yang ditahan.

"Berdasarkan keterangan saksi dan tersangka yang ditahan, ada keterkaitan dengan proses pengamanan," ujar Baharudin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (5/4/2011).

Ia menambahkan, NA dan Edo melakukan pertemuan di suatu tempat di daerah Jakarta Selatan sebelum kejadian perusakan. Baharudin juga menjelaskan bahwa Edo mempunyai peran yang besar untuk pengungkapan kasus ini. Edo juga dianggap sebagai otak perusakan mobil Andi Darussalam Tabusalla dan masih tetap dalam tahap pencarian.

"Masih tetap kita cari karena Edo ini besar perannya untuk membuka tabir kasus perusakan mobil Bapak Andi Darussalam ini karena peran Edo yang meng-arrange kegiatan Bapak Nurdin Halid, tetapi pada sisi lain ia terlibat pada kasus perusakannya."

Sebelumnya, polisi telah menangkap dua orang yang diduga pelaku perusakan kendaraan Andi, yakni Abraham Tuhehai dan Domistinus Tuhehai alias Domi, di wilayah Jelambar dan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (20/3/2011).

Sekelompok massa merusak kendaraan bernomor polisi B 258 ADS milik Andi Darussalam Tabusalla seusai pertemuan para pejabat PSSI dengan KONI di Pintu I, Senayan, Jakarta, Jumat (4/3/2011). Polda Metro Jaya juga telah menetapkan lima pelaku perusakan yang masih buron, yakni Edo "Kalong", Robby Talapessy alias Robby, Bobby, Berry, dan Andre.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar