Kamis, 03 Maret 2011

kongres pssi 153 - JK

Soal Ketum PSSI, JK Tertawa
Senin, 28 Februari 2011 | 14:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — "Saya sudah sepuluh tahun tangani sepak bola," kata Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla sambil tertawa lepas, saat ditanya kemungkinan dirinya memimpin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Ditemui seusai menghadiri pemberangkatan Tim Ekspedisi Bukit Barisan 2011 di Markas Besar TNI Angkatan Darat di Jakarta, Senin (28/2/2011), pria asal Sulawesi Selatan itu menilai, PSSI hendaknya bisa dikelola dengan lebih baik jika manajemennya bersikap demokratis.

Jusuf Kalla sebelumnya pernah menjabat Ketua Persatuan Sepak Bola Makassar (PSM) selama 10 tahun, 1980-1990. Ia  berharap kekisruhan pencalonan Ketua Umum PSSI tidak berlarut-larut dan segera memfokuskan diri pada prestasi sepak bola nasional.

"Yang paling penting prestasi persepakbolaannya, bukan PSSI-nya," ujar Kalla, menegaskan.

Kalla mengatakan, persoalan utama persepakbolaan cuma satu, yakni upaya agar persepakbolaan Indonesia berprestasi. "Yang berprestasi kan timnya dengan dukungan pengurus," kata Presiden Palang Merah Indonesia ini.

Dia menilai, masyarakat tentunya tidak melihat PSSI semata. Tapi, yang terpenting adalah melihat prestasi yang ditoreh oleh tim nasional. "Bagaimana caranya, tentu harus ada pengurus yang kuat," ujarnya.

Kisruh pemilihan calon Ketua Umum PSSI belakangan ini diwarnai berbagai aksi demonstrasi, baik di Jakarta maupun di sejumlah daerah. Para pendemo menuntut Ketua Umum PSSI Nurdin Halid segera turun dari jabatannya. Pendemo juga menilai Nurdin tak layak lagi kembali mencalonkan diri sebagai ketua umum.

Komite Banding Pemilihan Ketua Umum PSSI pada Jumat (25/2/2011) telah mengumumkan menolak keputusan Komite Pemilihan. Komite Banding yang dipimpin Tjipta Lesmana itu juga menolak banding dari para calon ketua umum yang gagal lolos verifikasi, yaitu Arifin Panigoro dan George Toisutta. (ANT)

Penulis: Hery Prasetyo   |   Editor: Hery Prasetyo   |   


Kalau Maju, JK Pasti Menang
Kamis, 03 Maret 2011 | 16:52 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Komite Pemilihan PSSI Syarif Bastaman menilai, jika Jusuf Kalla maju dalam bursa calon ketua umum PSSI, dia pasti akan menang. Menurut Syarief, Jusuf Kalla telah memenuhi semua kriteria yang dibutuhkan untuk memimpin PSSI.

Seperti diberitakan sebelumnya, empat nama calon ketua umum PSSI, yakni Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, Arifin Panigoro, dan George Toisutta telah ditolak oleh Komite Banding. Nama Kalla  kemudian muncul sebagai calon alternatif yang diberitakan bakal maju.

”Bagus-bagus aja. Seingat saya dia pernah ikut di PSSI ya, cukup lama. Jadi, harusnya dia memenuhi kriteria,” kata Syarief di kantor DPR, Kamis (3/3/2011).

Jusuf Kalla yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia memang pernah menjabat Ketua PSM Makassar sejak 1980 - 1990. Kalla juga jadi pemilik klub sepak bola Makassar Utama dari 1985 - 1992.

Saat kecil pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia itu juga suka main bola. ”Beliau kan gila bola setahu saya. Dia pembina PSM dan dia sangat peduli dengan bola. Kalau dia maju rasanya bisa menang, tapi ini kalau dia maju ya,” tuturnya.

”Saya kira sangat berharga kalau PSSI dapat dia. Dia mantan wakil presiden dengan pengalaman yang sangat berguna,” kata Syarief.

Kalla sendiri dalam beberapa kesempatan menyatakan tak ingin maju dan malah menyerukan dukungannya kepada salah satu calon, yakni George Toisutta. ”Pak George Toisutta memiliki kapasitas untuk memimpin PSSI,” ujar Kalla beberapa waktu lalu.

Penulis: Jonathan Pandapotan   |   Editor: Aloysius Gonsaga   | 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar