Rabu, 30 Maret 2011

KONGRES PSSI 273



Nurdin Halid Mau Mundur jika Menpora Mundur
Editor: Tri Wahono
Senin, 28 Maret 2011 | 18:35 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Nurdin Halid melawan keputusan pemerintah yang tak lagi mengakui kepengurusan PSSI di bawah kepemimpinannya seperti disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Malarangeng, Senin (28/3/2011). Nurdin baru mau mundur jika pemilik suara sah di PSSI tidak menginginkannya dalam kongres PSSI. Bukan diminta mundur oleh Menpora.

Nurdin justru menantang Menpora. Jika Andi Malarangeng mau mundur dari jabatan Menpora, ia mau mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI. "Saya tak akan mundur dari sepak bola. Saya tetap di PSSI. Saya baru akan mundur jika pemilik suara sah PSSI tidak menginginkan saya lagi jadi ketua," tegas Nurdin di Jakarta, Senin (28/3/2011).

Ia bahkan dengan tegas menyatakan bahwa, dirinya akan mundur jika Menpora Andi Alfian Mallarangeng juga mundur dari jabatannya. "Saya akan mundur jika Menpora juga mundur," tegas Nurdin.

Nurdin menyesalkan sikap Menpora Andi Alifian Mallarangeng yang memberi pernyataan secara sepihak tanpa didukung fakta-fakta yang ada selama ini. "Jika Menpora menyatakan bahwa Pengurus PSSI tak becus, tak mampu melaksanakan kongres secara profesional, dan bertanggungjawab, itu sangat salah besar. Justru, yang mengobok-obok PSSI selama ini adalah Menpora sendiri," kata Nurdin.

Kekacauan yang terjadi pada Kongres PSSI di Pekanbaru, lanjut Nurdin, bukan dikarenakan panitia lalai dan tak profesional, tetapi kekacauan tersebut sengaja diciptakan oleh pihak-pihak tertentu sehingga panitia dan pengurus PSSI melihat kongres tidak mungkin dilanjutkan.

Seperti diketahui, Menpora Andi Alifian Mallarangeng, didampingi KONI/KOI menggelar konferensi pers menyikapi perkembangan situasi yang terjadi di PSSI akhir-akhir ini, termasuk kekacauan yang terjadi pada Kongres PSSI di Pekanbaru.

Pemerinrtah, melalui Menpora tak lagi mengakui kepengurusan PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid Cs. Pemerintah, melalui Menpora juga akan menghentikan pemberian dana APBN kepada PSSI. (Tribunnews.com/Alie Usman)





Nurdin: Saya dan Besoes Akan Ditangkap
Penulis: Jonathan Pandapotan | Editor: Aloysius Gonsaga
Senin, 28 Maret 2011 | 18:49 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengklaim, dia dan Sekretaris Jenderal Nugraha Besoes akan ditangkap di sela-sela Kongres PSSI di Pekanbaru, Riau, Sabtu (26/3/2011). Nurdin mengatakan, suasana di Hotel The Premier tempat kongres berlangsung sangat mencekam.

Kepada pers, Nurdin juga terus bicara tentang "pihak ketiga" di kongres itu yang ia sebut "pihak yang diduga aparat dari institusi tertentu."


Seperti diberitakan, Kongres PSSI memang berlangsung ricuh. Aksi saling dorong terjadi di lantai dua, di depan pintu masuk ruangan kongres. Dalam kongres itu juga terdapat banyak aparat polisi dan TNI. Terdapat juga sejumlah orang masuk ke dalam hotel dengan ciri-ciri berbadan tegap, berambut cepak, dengan menggunakan identitas khas tertentu, tetapi tidak mengenakan seragam TNI atau polisi.

"Saya mendengar ada perintah untuk menangkap saya dan Sekjen Nugraha Besoes di kongres," tandas Nurdin kepada wartawan di kantor PT Liga Indonesia, Senin (28/3/2011) sore.

Pada akhirnya, Nurdin memilih tak hadir dalam kongres itu. Ia mengklaim alasan utamanya adalah untuk menjaga keselamatan jiwa peserta kongres, delegasi FIFA, delegasi AFC, dan Komite Eksekutif PSSI.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar