Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng berpose dalam acara hari ulang tahun ke-21 Museum Rekor Indonesia (MURI) yang jatuh pada tanggal 27 Januari, di Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (1/2/2011).
Mallarangeng Tolak Panggil PSSI
Rabu, 02 Maret 2011 | 15:27 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengatakan dirinya takkan memanggil pengurus PSSI. Menurutnya, jika hal itu dilakukan, nanti pemerintah akan dianggap melakukan intervensi kepada PSSI.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengaku selama ini belum pernah melakukan komunikasi dengan Menpora. Padahal hal ini perlu dilakukan guna menyelesaikan masalah sepak bola nasional yang tak menentu saat ini.
"Kapan saja PSSI mau berkonsultasi kami siap menerima. Tapi kalau kami disuruh memanggil begitu, nanti dikira intervensi. Nanti dilaporkan ke FIFA," tandas Andi kepada wartawan di kantornya, Rabu (2/3/2011).
Menurut Andi, alangkah baiknya jika PSSI sendiri yang datang ke Menpora. "Memanggil lalu kasih peringatan begini segala macam, lebih baik inisiatifnya PSSI."
Komisi X DPR pada Selasa (1/3), ingin agar Menpora dan PSSI melakukan mediasi untuk menyelesaikan semua masalah. Mengenai hal ini, Andi mengatakan, "Saya hargai kalau teman-teman di DPR ingin mediasi. Tapi itu posisinya harus jelas, pemerintah posisinya sesuai dengan UU dan sistem keolahragaan nasional dan turunannya. Tugas pemerintah melakukan pembinaan, mengatur, dan mengawasi PSSI," sambung Andi.
"PSSI adalah organisasi olahraga yang dibina, dan diawasi oleh Menpora. Dan posisinya harus jelas seperti itu. Pemerintah melakukan peraturan perundangan-undangan di RI serta ketentuan-ketentuannya. Kalau pemerintah menjalankan kewenangannya, ya enggak bisalah itu disebut intervensi. Apalagi yang dilakukan oleh pemerintah hanya memberi pengarahan dan pengawasan," tuntas politisi partai Demokrat tersebut.
Penulis: Jonathan Pandapotan | Editor: A. Wisnubrata |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar