Ajudan Susno Tewas Ditabrak
Penulis: Sandro Gatra | Editor: R Adhi KSP
Jumat, 15 Oktober 2010 | 21:32 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan ajudan Komjen Susno Duadji, Ipda Anjar, meninggal dunia akibat tabrakan lalu lintas di daerah Parung, Bogor, Kamis (14/10/2010) sore. Saat kejadian, Anjar yang mengendarai sepeda motor ditabrak mobil L-300 ketika dalam perjalanan ke rumahnya.
"Beliau sudah dimakamkan di taman makam pahlawan di Bogor tadi sebelum shalat Jumat," ucap Ari Yusuf Amir, pengacara Susno, ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (15/10/2010).
Ari mengatakan, Susno sangat terpukul atas peristiwa itu. Anjar telah menjadi ajudan Susno sejak Susno masih menjabat Kepala Polda Jawa Barat hingga menjadi Kepala Bareskrim Polri. "Pak Susno sangat kehilangan. Dia ajudan yang sangat loyal, jujur, berani," jelas dia.
Diungkapkan Yusuf, Anjar telah berkali-kali diperiksa tim independen Polri sebagai saksi terkait kasus yang menjerat Susno. "Dia disuruh macam-macam saat diperiksa, tapi enggak mau. Beliau konsisten, enggak ada takutnya," ucap Ari.
Ketika disinggung apakah tewasnya Anjar terkait sikap itu, Ari mengatakan, pihaknya tak mau berspekulasi. "Kita masih menyelidiki. Kita tim lawyer sudah ke rumah almarhum. Kita sudah kirim tim untuk cek lokasi tabrakan. Penabraknya juga masih diperiksa polisi," kata dia.
Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji hadir sebagai terdakwa dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (29/9). Susno didakwa melakukan korupsi dalam kasus PT Salmah Arowana Lestari di Pekanbaru, Riau. Dalam perkara itu, Susno didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp 500 juta.
Tewasnya Ajudan Susno Murni Kecelakaan
Penulis: Natalia Ririh | Editor: Asep Candra
Sabtu, 16 Oktober 2010 | 22:25 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Markas Besar Polri menyatakan, mantan ajudan Komisaris Jenderal Susno Duadji, Ipda Anjar Saputro (35), tewas akibat kecelakaan murni. Anjar mengalami kecelakaan lalu lintas di daerah Parung Bogor, pada Kamis (14/10/2010) lalu.
"Berdasarkan informasi yang disampaikan Kapolda Jawa Barat, dengan meminta keterangan dari Kapolres Bogor, kecelakaan yang dialami Ipda Anjar merupakan kecelakaan murni," ungkap Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Iskandar Hasan lewat pesan singkat kepada Kompas.com, Sabtu (16/10/2010).
Iskandar memaparkan, kecelakaan yang menimpa Ipda Anjar terjadi pada hari Kamis (14/10/2010) pukul 16.45 WIB. Lokasi kecelakaan sendiri berada di Jalan Raya Salabenda, Kampung Salabenda Pintu Air, RT 03 RW 05, Dusun Parakanjaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan keterangan Iskandar, Ipda Anjar yang mengendarai kendaraan roda dua dari arah Salabenda menuju ATS. Saat hendak mendahului angkutan umum, Anjar hilang keseimbangan.
"Dia terjatuh ke lajur kanan, helmnya terlepas. Berbarengan dari arah berlawanan ada kendaraan roda empat jenis Mitsubishi L300 dan melindas Ipda Anjar," terang Iskandar.
Ipda Anjar diketahui meninggal di lokasi kejadian, jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor. Sementara pengendara roda empat berinisial I (45), asal Tanah Sereal, Kota Bogor, diperiksa di Polres Bogor.
Jenazah Ipda Anjar sudah dimakamkan pada hari Jumat (15/10/2010) di Taman Makam Pahlawan di Bogor. Anjar adalah ajudan Susno Duadji sejak masih menjabat sebagai Kepala Polisi Daerah Jawa Barat hingga menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.
Menurut pengacara Susno, Ari Yusuf Amir, Anjar telah berkali-kali diperiksa tim independen Polri sebagai saksi terkait kasus yang menjerat Susno Duadji. "Dia disuruh macam-macam saat diperiksa, tapi enggak mau. Beliau konsisten, enggak ada takutnya," kata Ari.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar