Minggu, 01 Mei 2011

KONGRES PSSI 342

Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar (kiri) memimpin pertemuan dengan pemilik hak suara PSSI, di Golden Ballroom Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (14/4/2011). Atas permintaan Ketua Komite Normalisasi dan persetujuan peserta pertemuan, acara ini kemudian berubah menjadi kongres dengan salah satu agendanya adalah membentuk komite pemilihan ketua umum PSSI untuk penyelenggaraan kongres pemilihan Ketua Umum PSSI tanggal 20 Mei 2011 mendatang.





Komite Normalisasi Majukan Waktu Banding
Ferril Dennys | Tri Wahono | Minggu, 01 Mei 2011 | 10:47 WIB



JAKARTA, KOMPAS.com - Komite Normalisasi memajukan waktu banding bagi bakal calon ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif PSSI yang digugurkan oleh Komite Pemilihan.

"Masa sanggah sampai besok (2 Mei). Kemudian kami mulai bekerja pada tanggal 3 Mei hingga 6 Mei. Kami tidak diberi alasan kenapa waktu banding dimajukan," jelas Ketua Komite Banding, Ahmad Riyadh Ub, saat dihubungi, Minggu (1/5/2011).

Sebelumnya, Komite Normalisasi telah menetapkan jadwal masa sanggah bagi yang tidak puas dengan hasil Komite Pemilihan yakni pada tanggal 30 April hingga 6 Mei. Setelah itu, Komite Banding bekerja untuk mempelajari sanggahan-sanggahan pada tanggal 7 Mei dan akan mengumumkan hasilnya pada 13 Mei mendatang.

Ahmad menilai, dengan adanya perubahan timeline, cukup merugikan bagi pihak-pihak yang ingin mengajukan banding. "Ini cukup merepotkan karena mereka harus terburu-buru membuat permohonan banding," tukas Ahmad.

Terkait tiga bakal calon ketua umum yakni George Toisutta, Arifin Panigoro, dan Nirwan Dermawan Bakrie, apakah bisa mengajukan banding, Ahmad mengatakan,"Kita tidak bisa menghalangai orang yang akan mengajukan banding. Yang penting alasan mereka kuat untuk mengajukan banding."

Ketua Komite Normalisasi PSSI Agum Gumelar telah menegaskan, calon yang ditolak Komisi Pemilihan berdasarkan referensi surat FIFA tanggal 4 dan 21 April tidak bisa mengajukan banding.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar